Kabar Gembira, Disdukcapil Majene Buka Pelayanan di 29 Titik

On Thursday, June 25, 2020

MASALEMBO.COM

Operator Disdukcapil Majene melakukan perekaman e-KTP salah seorang warga, Kamis, 25 Juni 2020. (Foto: Ist/Masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Anda warga Kabupaten Majene dan belum punya KTP atau dokumen kependudukan lainnya? Ini adalah kabar gembira untuk Anda. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah membuka pelayanan di 29 titik di delapan kecamatan di Majene.

Kepala Disdukcapil Majene Asri Albar mengatakan, langkah ini sebagai inovasi untuk mendekatkan pelayanan kepada warga. Apalagi, masih banyak masyarakat yang belum berkesempatan datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan. Salah satunya adalah kelompok disabilitas.

"Sasaran pelayanan ini terutama bagi warga yang selama ini belum mendapatkan dokumen kependudukan dikarenakan tidak bisa ke dinas capil, terutama penyandang disabilitas," kata Asri Albar, Kamis (25/6/2020).

Asri menjelaskan, pelayanan di 29 titik desa dan kelurahan dimulai di Kecamatan Malunda kemudian Ulumanda, Tubo, Sendana, Tammeroddo hingga Kecamatan Pamboang. Sementara untuk Kecamatan Banggae dan Banggae Timur dijadwalkan setelah enam kecamatan di luar kota sudah selesai.

"Awal pelaksanaan layanan ini dimulai di Kecamatan Malunda 22 Juni dan berakhir Juli 2020 nanti," ujar Asri.

Untuk hari ini, pelayan dilaksanakan di Desa Lombong Kecamatan Malunda. Adapun layanan yang disediakan, yakni penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) 0 sampai 15 tahun, layanan Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, layanan penggantian e-KTP, dan perekaman e-KTP yang sudah wajib pilih.

Asri Albar menyampaikan bahwa pelayanan jemput bola ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga mengaku merasakan manfaatnya cukup besar dan mereka bersyukur dengan adanya pengurusan dokumen ke desa-desa dan kelurahan ini.

Menurut Asri, kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tahunya dan untuk lebih memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan. Pihaknya juga akan membentuk UPTD terkhusus kecamatan yang jauh jangkauannya kantor Disdukcapil Majene. 

Asri mengaku, berbagai inovasi telah dilakukan termasuk tahun depan sudah direncanakan layanan ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), di tempatkan di titik tertentu yang gampang diakses oleh masyarakat.

Sementara, bupati Majene Fahmi Massiara mengapreseasi terobosan yang dilakukan oleh jajaran Disdukcapil ini. Kata bupati, tebosan ini membuktikan kinerja MP3 yang menjadi jargon Pemda Majene yang sudah berjalan sesuai dengan tupoksi masing-masing.

"Dengan adanya kemudahan akses bagi masyarakat ini, tentu akan memotong mata rantai pengurusan yang masih menyita waktu. Pelayanan seperti inilah yang harus selalu ditekankan kepada semua aparat pemerintah Kabupaten Majene," ujar Fahmi.

Bupati berharap semua warga dapat menggunakan kesempatan ini sebaik baiknya, agar program dari Disdukcapil Majene ini dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan. (*)

Laporan: Tim Masalembo.com
Editor: Harmegi Amin

comments