Sumber Air Mengering, Sejumlah Petani di Mamasa Terancam Gagal Panen

On Sabtu, Oktober 26, 2019

MASALEMBO.COM

Tampak tanah persawahan retak-retak akibat tak teraliri air (Frendy Cristian/masalembo.com)


MAMASA, MASALEMBO.COM - Akibat musim kemarau beberapa bulan terkahir, sejumlah petani di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tercancam gagal panen. Salah satunya dialamai petani yang memiliki sekitar 1 hektar areal persawahan di Dusun Batarirak, Desa Balla Satanetean, Kecamatan Balla. Sawah tersebut mengalami kekeringan karena tak ada sumber air.

Markus, petani di desa itu mengaku, kwatir sawahnya gagal panen karena sudah hampir satu bulan lebih tak diairi. Dia mengaku pasrah karena sumber air di daerah tersbut sudah tidak adalagi. Ia hanya mengharapakan hujan segera turun.

“Sawah ini sudah berminggu-minggu kekeringan. Sumber air yang dulunya dari lembah sudah tidak langi mengalir. Kita hanya pasrah menunggu hujan turun,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (24 /10/2019)

“Kalau satu minggu kedepan tidak ada air, sudah hampir kita pastikan padinya mati dan gagal panen," terang Markus.

Pihaknya berharap, pemerintah atau dinas terkait segera memikirkan kendala yang dialami petani di desa itu, untuk bagaimana mengatasi agar para petani tidak mengalami gagal panen.

Terpantau, areal persawahan di desa itu mengering. Tanahnya mulai retak-retak dan tanaman padinya mulai layu akibat tak teraliri air. (fre/har)

comments