https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Kemensos RI Salurkan Bantuan Pogres LU Kepada Ratusan Lansia di Sulbar

On Thursday, May 14, 2020

MASALEMBO.COM

Penyerahan bantuan sosial Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU) dari Kemensos RI. (Foto: Asrianto/masalembo.com)


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Masa pandemi Covid-19 merupakan masa yang sulit bagi semua kalangan, terutama bagi manusia lanjut usia (lansia) yang termasuk dalam kelompok rentan. 

Sebagai salah satu bentuk perhatian, Kementerian Sosial (Kemensos RI) melalui Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji, Gowa, Sulsel, menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU) kepada lansia. Pemberian bantuan ini sebagai langkah untuk meringankan beban lansia agar mereka tetap terjamin kehidupannya.

Kegiatan yang berlangsung di lokasi tempat pemecahan batu di Lingkungan Sekka Sekka, Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (13/5/2020) dihadiri oleh wakil Bupati Polewali Mandar Natsir Rahmat, Kepala Dinas Sosial Yusuf Djalaluddin, Lurah Batupanga, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua LKS-LU Mandar Indonesia Fredy, dan lembaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini. 

Wakil Bupati Polewali Mandar menyampaikan bahwa proses simbolis penyaluran Bansos PROGRES-LU ini disampaikan kepada lansia yang sehari-harinya bekerja sebagai pemecah batu. "Simbolis penyaluran Bansos PROGRES-LU ini kami laksanakan di kediaman lansia yang potensial dan sehari-harinya bekerja sebagai pemecah batu," tutur Natsir.

"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Kemensos RI dan Balai Lansia Gau Mabaji yang telah memberikan perhatian kepada lanjut usia di Kabupaten Polewali Mandar," tambahnya.

Sesuai dengan protokol penyaluran Covid-19, tim Bansos PROGRES-LU melakukan penyaluran dengan mekanisme door to door ke masing-masing rumah lansia dan mendatangi lansia di tempat kerjanya. Selain itu, petugas dan pendamping sosial menggunakan masker, sarung tangan, baju lengan panjang, dan tetap melakukan physical distancing (menjaga jarak fisik) sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar, Yusuf Djalaluddin menyampaikan bahwa lansia yang diajukan oleh LKS-LU Mandar Indonesia sudah melalui tahap verifikasi dan diketahui oleh Dinas Sosial.

"Dalam melakukan pengusulan lansia penerima bansos PROGRES-LU, LKS-LU Mandar Indonesia telah melakukan home visite (kunjungan rumah) lansia dan semua data telah diketahui oleh Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar," ujar Yusuf

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji Gowa Syam Wuryani mengatakan, bantuan senilai Rp1,1 Miliar bagi 425 lanjut usia ini diberikan melalui empat Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) yang ada di Sulawesi Barat.

Wuryani menyampaikan bahwa lansia yang diajukan oleh LKS-LU Mandar Indonesia sudah melalui tahap verifikasi dan validasi oleh Balai Lansia Gau Mabaji. Data Lansia tersebut juga sudah diketahui oleh pemerintah setempat serta mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.

"Dalam melakukan pengusulan data lansia penerima Bansos PROGRES-LU, LKS-LU Mandar Indonesia telah melakukan home visite (kunjungan rumah) untuk memastikan kondisi dan keberadaan Lansia," ujar Yani. 

Penyaluran Bansos PROGRES-LU ini  dilaksanakan di rumah lansia yang lokasinya juga berada dekat dari lokasi penambangan batu berjalan dengan lancar tanpa kendala. Beberapa lansia tampak sedang bekerja melakukan kegiatan sehari-harinya yaitu memecah batu.

Keccung (70), salah satu penerima bantuan mengaku sangat senang menerima bantuan dalam kondisi darurat seperti saat ini. Bagi lansia yang sehari-hari bekerja sebagai pemecah batu ini, bantuan ini sangat membantu selama masa darurat COVID-19.

“Saya sangat senang menerima bantuan ini karena sangat meringankan beban dan membantu saya menghadapi masa seperti saat ini," ujar Keccung.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Fatiyah (75), seorang nenek yang berprofesi sebagai pemecah batu. Nenek ini mengaku sangat bahagia menerima bantuan ini, apalagi mereka kesulitan ekonomi di tengah pandemi wabah covid 19. 

"Alhamdulillah ini berkah Ramadan. Terimakasih kepada Kementerian Sosial RI, atas bantuannya," katanya dalam bahasa Mandar. (*)


Laporan: Asrianto S
Editor: Harmegi Amin

comments