-->

Intrik Tim Sukses dan Wacana Mutasi Pejabat di Pemda Majene

On Minggu, Januari 02, 2022

MASALEMBO.COM

Ilustrasi [sumber: Fajaronline]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Genap enam bulan sudah bupati-wakil bupati Majene, Andi Achmad Syukri-Arismunandar memangku jabatan. Kini wacana mutasi pejabat mulai mencuat di lingkungan Apatur Sipil Negara (ASN) Pemda Majene. 

Berharap-harap cemas, kini para pejabat Pemda Majene tengah menanti di posisi mana mereka bakal ditempatkan. Apakah bakal "dibuang" atau meraih posisi yang lebih baik. Mungkin juga masih tetap di posisi jabatan yang sama.

Pada sesungguhnya, mutasi pejabat adalah hal biasa dalam pelaksanaan roda pemerintah. Namun justru ironi ketika mutasi diintrik oleh para tim sukses bupati-wakil bupati di Pilkada lalu.

Seperti yang terjadi di Pemda Majene, menjelang mutasi yang disebut-sebut bakal dilakukan Januari bulan ini, sejumlah tim sukses mulai "bergentayangan" di rumah jabatan Andi Syukri Tammalele.

Ada dua motif yang disebut bentuk intrik timses ke soal mutasi pejabat di Majene. Pertama memberi reward atau penghargaan, dan yang kedua memberi punishment alias hukuman. 

Dari penelusuran di rumah jabatan bupati Majene beberapa hari ini, sejumlah orang yang mengaku tim sukses bupati dan wakil bupati Majene terlihat menemui bupati. Ada yang terangan-terangan mengakui menemui orang nomor satu di Majene itu ihwal rencana mutasi dan rotasi pejabat. Mereka yang datang menginginkan agar pada mutasi dan rotasi ASN yang mendukung AST-Aris di Pilkada lalu agar mendapat reward dengan posisi yang lebih baik. Ada juga yang datang untuk "melapor" agar pejabat yang tak mendukung "dihukum" dengan mutasi.

"Saya menginginkan agar Direktur Rumah Sakit dimutasi," ujar salah seorang yang mengaku tim sukses AST-Aris di Pilkada lalu.

Timses yang enggan disebut namanya itu mengaku pendukung panatik AST-Aris di Pilkada. Ia juga merupakan ASN di lingkup Pemda Majene yang bertugas di salah satu kantor kelurahan.

Warga lainnya juga mengaku tim sukses meminta bupati Majene agar mutasi dan rotasi yang akan digelar nanti menempatkan orang-oraang yang selama ini pro AST-Aris.

"Saya sampaikan Daeng kalau mutasi nanti, itu kepala bidang yang pernah memutasi saya dipindah saja di tempat jauh. Pokoknya harus dimutasi,” kata salah seorang yang mengaku tim sukses di rujab bupati Majene, Jumat (31/12/2021).

Sebelumnya, Bupati Majene Andi Achmad Syukri memastikan akan melakukan mutasi. Kata dia, rencananya mutasi akan digelar di awal 2022. Namun menanggapi banyaknya geliat tim sukses yang mencoba mengintervensi pelaksanaan mutasi, AST menanggapinya dingin.

"Saya ini orangnya tidak pendendam, yang sudah-sudalah, kita mau Majene kedepan lebih baik lagi, kan begitu,” singkatnya. (Hr/Red)











comments