-->

Longsor Tutup Jalan, Arus Kendaraan Terhenti di Jembatan Bolong Mamuju

On Sabtu, November 13, 2021

MASALEMBO.COM

Tampak pohon tumbang menutup badan jalan lintas barat Trans Sulawesi di sekitar jembatan bolong Takandeang, Mamuju, Sulbar [ist/net]


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Akibat longsor, arus kendaraan tehenti di sekitar jambatan bolong atau jembatan kuning, Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (12/11/2021). Kendaraan dari arah Mamuju mengular tak bisa lewat, lumpuh total. 

Sebagian memutar balik ke Mamuju sebab tak bisa melewati material longsor dan pohon kayu yang menutup seluruh badan jalan. Baik roda dua pun roda empat tak bisa melintas.

"Hancur, ada 3 titik longsor dan besar," kata seorang pengendara, Rifai, Jumat malam.

Rifai yang hendak ke Malunda terpaksa memutar haluan ke Mamuju. Ia memperkirakan, material longsor akan lama dibersihkan dari badan jalan.

"Kemungkinan besok sore paling cepat baru bisa tembus," ujar Rifai.

Selain dari arah Mamuju, kendaraan juga mengular dari arah Majene. Antrian panjang hingga puluhan kilometer di titik sebelum jembatan bolong sungai Takandeang. Sebagian pengguna jalan bahkan tidur dalam mobil mereka. 

Berdasar laporan pihak kepolisian, hingga Jumat malam pukul 23.22 Wita akses jalan dari Mamuju ke Tapalang tidak bisa dilewati sama sekali oleh kendaraan. Beberapa titik longsor menutupi seluruh badan jalan dilaporkan tepat di sekitar karantina hewan hingga ke jembatan bolong. 

Operator alat berat tidak dapat bekerja membuka akses karena selain faktor cuaca tanah juga masih terus bergerak. Diperkirakan, besok pagi baru dapat dikerja untuk menyingkirkan material longsoran. Para pengendara pun berharap pihak terkait segera melakukan langkah cepat untuk membuka akses lintas kota di wilayah Sulawesi ini.

"Malam ini kita tidak bisa lewat, katanya besok pagi baru dikerjakan, itupun semoga ndak hujan," kata seorang warga pengguna jalan, Amaliah yang terpaksa menginap di Malunda. (Hr/Red)

comments