-->

Takut Gempa Susulan, Diperkirakan 1.000 Warga Nginap di Halaman SMK Kota Tinggi Malunda

On Rabu, Juni 08, 2022

MASALEMBO.COM

Warga Malunda mengungsi ke halaman gedung SMK Kota Tinggi di Desa Sulai Kecamatan Ulumanda. [Ist/masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Malam ini diperkirakan sekitar 1000-an jiwa warga Kecamatan Malunda dan Kecamatan Ulumanda mengungsi di halaman SMK Kota tinggi di Desa Sulai Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Seribuan warga tersebut mengungsi pasca terjadinya gempa bumi 5,8 magnitudo pada Rabu, 8 Juni 2022 siang tadi. 

Gempa yang berpusat di barat laut Kota Kabupaten Mamuju itu terjadi pada pukul 13.32 Wita, kemudian disusul gempa-gempa susulan yang masih dirasakan warga.


Warga Malunda Hasriadi mengatakan, warga masih trauma dengan kejadian gempa 15 Januari 2021 lalu. Saat itu terdapat sejumlah korban jiwa akibat terjadinya gempa 6,2 magnitudo.

"Untuk saat ini sebetulnya kondisinya aman tetapi warga masih trauma dengan kejadian gempa tahun lalu," kata Hasriadi, Rabu (8/6/2022).

Pria yang juga anggota DPRD Majene itu mengatakan, warga Malunda dan Ulumanda sejak pukul 15.00 WITA sore tadi sudah berdatangan di lokasi halaman SMK Kota Tinggi di Desa Sulai. Masing-masing mendirikan tenda darurat di tempat yang dianggap aman itu.

"Sekarang ini di lokasi pengungsian warga Kecamatan Malunda umumnya kita masih merasakan gempa-gempa susulan. Karena itu mereka takut untuk pulang ke rumah karena masih trauma pada gempa tahun lalu," ucap Hasriadi. (Hr/Red)

comments