-->

Polisi Hutan Amankan 4 Kubik Kayu Ilegal dari Hutan Tandeallo, Ulumanda

On Jumat, Juli 29, 2022

MASALEMBO.COM

Kayu ilegal ditemukan di kawasan hutan lindung gunung Tandeallo, Kecamatan Ulumanda. [Egi/Masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Tim Polisi kehutanan (Polhut) dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malunda Kabupaten Majene mengamankan sekira 4 kubik kayu ilegal dari hutan di pegunungan Tandeallo, Kecamatan Ulumanda.

Pelaksana Tugas Kepala UPTD-KPH Malunda Mardyah, S. Hut mengatakan, kayu hasil penebangan liar tersebut ditemukan di hutan lindung negara di kawasan gunung Tandeallo dua hari lalu. 

"Kemarin itu ada tim dari dinas ke Ulumanda, dapat kayu di jalan tapi ndak ada yang mengaku, ini kayu siapa," kata Mardyah, Jumat (29/7/2022).

Ia mengatakan, pihaknya masih melalukan investigasi pemilik kayu tersebut. KPH Malunda juga merencanakan akan kembali mendatangi lokasi untuk menyisir wilayah hutan lindung Desa Tandeallo guna memastikan tak ada lagi kayu ilegal yang tersimpan.

"Kita tunggu-tunggu ini, siapa tahu ada yang mau konfirmasinya siapa yang punya kayu," ujar Mardiyah.

Mardyah mengatakan kayu ilegal itu akan diserahkan ke Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar, namun ia tetap berharap pemiliknya segera ditemukan.

Buka Posko dan Pasang Portal

Untuk mengantisipasi maraknya penebangan secara liar di kawasan hutan lindung di Kecamatan Ulumanda, Mardyah mengatakan akan segera membangun posko jaga.

"Kita akan menyisir naik, setelah turun dari lokasi sudah mau dibuat jadwal jaga di atas, ada posko bahkan portal mau kita buat."

Mardyah menegaskan, pihaknya telah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat khususnya Sekretaris Provinsi Sulbar Muhammad Idris DP. Karenanya segera akan membuat posko penjagaan kawasan hutan lindung yang kerap menjadi tempat praktek illegal logging itu.

Mardya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan di Kecamatan Ulumanda. Ia meminta masyarakat, mahasiswa LSM dan wartawan untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan khususnya hutan di daerah tersebut. (Hr/Red)

comments