Polres Polman Diberi Garis Polisi dan Dijaga Ketat. Ada Apa?

On Kamis, April 04, 2019

MASALEMBO.COM

Granat yang dibungkus sarung dan dipasangi garis polisi. (Asrianto Suardi)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Mapolres Polewali Mandar mendadak diberi garis polisi. Sejumlah personil brimob juga tampak disiagakan dan berjaga-jaga di depan pintu masuk Polres. 

Sejumlah warga yang datang ke Polres untuk mengurus berkas administrasi dilarang mendekat ke area yang telah dipasangi garis polisi dengan radius 20 meter.

Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai yang dikonfirmasi mengungkapkan, penjagaan tersebut terkait adanya granat nanas yang statusnya masih aktif yang di simpan sementara di depan halaman Polres. 

Granat tersebut disimpan di pot bunga, dibungkus menggunakan kantongan plastik warna hitam dan tutup menggunakan sarung.

"Ini temuan warga yang kami amankan, sambil menunggu tim Gegana dari Polda Sulbar, untuk dijinakkan," ungkapnya.

Ia menjelaskan granat tersebut ditemukan oleh salah satu warga di dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Rabu (3/4/2019) petang kemarin.

Kronologi penemuan granat bermula saat warga tersebut menggali saluran air untuk membuat septic tank WC.

"Kemarin itu, sekitar pukul 5 sore, warga menggali dan menemukan granat," katanya.

Warga tersebut kemudian melapor ke polisi. Usai mendapat laporan, polisi kemudian menuju lokasi dan mengamankan granat itu.

Granat kemudian dibawa ke Polres sekitar pukul 23:00 Wita, Rabu (3/4/2019) malam.

Setelah menerima laporan, Polres Polman kemuduan melaporkan kejadian ini ke Polda Sulbar. 

Tim Gegana dari Polda Sulbar kemudian menurunkan dua mobil dan tim penjinak bom lengkap dengan alatnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim Gegana dari Polda masih melakukan persiapan untuk meledakkan granat tersebut di lokasi pegunungan di Dusun Saruran, Keluarahan Darma, Kecamatan Polewali. (ant/har)

comments