Kemarau, Petani Tambak di Desa Mammi Mengalami Gagal Panen

On Minggu, September 09, 2018

MASALEMBO.COM

Seorang petani tambak mengeluh kekeringan akibat musim kemarau (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Akibat kemarau, ribuan ekor udang milik petani tambak di desa Mammi, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sulbar, mati mendadak. Hal ini lantaran petani kesulitan mendapatkan sirkulasi air yang baik serta suhu panas yang tinggi.

Udang yang telah mati terlihat mengapung dan membusuk dipinggir tambak. Petani tambak pun mengalami gagal panen dan menderita kerugian hingga jutaan rupiah.

Menurut seorang petani, Ramli mengatakan, luas lahan tambaknya sekitar 1 hektar, yang diisi dengan udang jenis Vaname. Biasanya jika panen berhasil bisa menghasilkan 1 ton udang, namun kali ini hanya mampu menghasilkan 500 kilogram. 

"Baru satu bulan ini pak. Ditaksir ini rugi 2 juta pak," ujarnya saat memanen tambak miliknya.

Untuk menghindari kerugian yang cukup besar, petani terpaksa memanen udangnya lebih awal, meskipun masa panen belum tiba. Menurutnya, masa panen udang biasanya mencapai dua bulan, namun karena kemarau udang sulit berkembang dan besar. (ant/har)

comments