Warga Mamuju Ini Sulap Limbah Jadi Bunga Nan Cantik

On Senin, September 23, 2019

MASALEMBO.COM

Warga Mamumu, tampak Padilah Umrah (tengah). Mereka sukses merangkai bunga dari limbah plastik (Awal S/masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM- Warga Simboro Pantai, Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar, sukses mengolah limbah kresek dan kain bekas menjadi bahan bernilai ekonomi.

Padilah Umrah (28), pengrajin bunga hias mengatakan, ide tersebut bermula dari pengamatan di masyarakat, dimana penggunaan kantong plastik sudah menjadi bagian tabu dalam kehidupan sehari-hari.

"Bahkan seperti pedagang kaki lima, pasar tradisional, warteg pinggir jalan, sampai supermarket pun juga menggunakannya," ujarnya, Minggu (22/9/2019).

Menurutnya jika limbah tersebut dimanfaatkan kemudian dibuat sebuah kerajinan akan dapat menjadi barang bernilai ekonomis.

Selain itu, di tengah persaingan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan dengan mengelola limbah menjadi barang produktif. Akan membabtu mendapatkan penghasilan dan mengurangi angka pengangguran.

Berawal dari situ, ia bersama rekannya Nurmiati (26) akhirnya sukses membuat bunga yang bahannya dari limbah kemudian dirangkai.

Bahannya pun sangat mudah didapatkan. Seperti kresek dan kain Stoking. Selain itu juga menggunakan alat-alat seperti kawat, gunting, tang, benang jahit, putik sari, paralon atau botol bekas untuk membuat
pola, selotip, botol bekas untuk pot dan lem.

Cara membuatnya pun sangat sederhana karena dengan cara manual, diperlukan kesabaran untuk merangkai. 

"Pertama bahan terlebih dahulu dipersiapkan, kemudian membuat pola untuk kelopak bunga, selanjutnya pola yang sudah jadi dibungkus pola dengan kresek atau  kain stoking," kata Padilah

Setelah itu, kata dia, satukan kelopak yang telah dibungkus stoking sampai membentuk bunga beserta putik sarinya. Setelah itu lilitkan selotip pada tangkai bunga sampai menutupi kawat dan benang pengikatnya. Bentuk bunga sesuai keinginan. "Setelah semua bunga terbentuk, gabungkan dalam satu tangkai," terangnya.

Kini, kelompok pengrajin bunga hias Simboro Pantai di bawah binaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Edukasi Sulbar yang beralamat di jalan jeruk Kelurahan Binanga, Kabupaten Mamuju, mulai memproduksi berbagi jenis bunga hias untuk dipasarkan baik di instansi pemerintahan maupun swasta.

Untuk memperkenalkan, hasil karya kelompok ini mengikuti lomba kreasi kerajinan tangan yang digelar Balai Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) sebagai rangkaian kegiatan HUT Sulbar ke-15 yang dilaksanakan di halaman kantor DPRD Sulbar jalan Abdul Malik Pettana Endeng, Kelurahan Rangas, Kabupaten Mamuju. (awl/har)

comments