Temu Bisnis Calon Investor: Wujudkan Transmigrasi Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi

On Sabtu, Oktober 12, 2019

MASALEMBO.COM

Sekprov Sulbar Muhammad Idris DP, Kadis Transmigrasi Herdin Ismail (putih) dan Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Heryanto. (Foto: Kominfo Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris menghadiri acara Temu Bisnis Calon Investor di Kawasan Transmigrasi di Hotel Grand Maleo, Jumat (11/10/2019).

Di acara itu, dia mengatakan yakin dengan konsep sharing kita bisa saling memberi informasi mengenai peluang peluang bisnis masa depan.

Mantan Deputi Bidang Diklat LAN RI tersebut juga mengatakan, Provinsi Sulawesi Barat berkontribusi besar terhadap kemajuan negara Indonesia dengan hadirnya transmigrasi. Program transmigrasi ini dinilai berdampak baik terhadap kemajuan Indonesia dengan munculnya kawasan-kawasan transmigran baru sebagai sumber penguatan ekonomi daerah yang menopang ekonomi nasional. Seperti, sejumlah kawasan di enam kabupaten di Sulbar.

Selain itu, Idris menilai, adanya kolaborasi dengan pemerintah bahkan pihak swasta mengembangkan produk unggulan di kawasan transmigrasi. "Jadi berbicara transmigrasi, bukan lagi soal perpindahan warga negara dari daerah satu ke daerah lain akan tetapi, saat ini transmigrasi berbicara mengenai produktivitasnya. Saya mendapat kesan yang positif dari perkembangan transmigrasi di Sulbar ini, itu menandakan kebahagiaan dari warga transmigrasi yang ada di Sulbar setiap saya mengunjungi mereka, karena saat ini kebahagiaan tidak bisa lagi dikalkulasikan dengan aspek ekonomi. Mari kita maknai pertemuan kita hari ini dengan pure mendiskusikan bisnis meeting ini dengan pluang-peluang yang ada," sebut alumi pasca sarjana Universitas Indonesia (UI) ini.


Sementara itu, Direktur Promosi dan Kemitraan Ditjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Heryanto mengatakan, kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya di Sulbar. Forum ini mempertemukan wilayah-wilayah atau kabupaten. Dalam hal ini kawasan transmigrasi yang memiliki potensi-potensi unggul akan tetapi belum tersentuh oleh mitra yang ada. "Hal ini mengingatkan kita betapa pentingnya action bahwa kita tidak akan bisa bekerja sendiri," ucap Heryanto.

"Sumberdaya alam dan sumberdaya manusia telah tersedia di kawasan transmigrasi, kita hanya tinggal melaksanakan apa yang harus kita perbuat sehingga para investor  akan melirik dan mengembangkan dengan skala ekonomi kawasan transmigrasi," lanjut Hery.

Dia mengatakan, kedepan sasaran program trasmigrasi hanyalah demi kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi dan sekitarnya. (den/red)


comments