-->

Hot News

Khawatir COVID-19, Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Minta Kapal Asing Tinggalkan Pelabuhan Minamas

On Friday, March 27, 2020

MASALEMBO.COM

Dua kapal asing di pelabuhan Minamis. Ketua Komisi II DPRD Kotabaru minta tinggalkan pelabuhan. (Foto: Adi Putra/Masalembo.com)


KOTABARU, MASALEMBO.COM - Keberadaan dua kapal berbendera Malaysia dan Vietnam di pelabuhan Milik PT Minamas Plantation sempat meresahkan warga Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. 

Keresahan itu karena dalam situasi pandemik COVID-19. Masyarakat memang perlu untuk sangat hati-hati terhadap penyebaran virus yang kini mewabah itu. 

Kabar keresahan itu akhirnya sampai ketelinga Ketua Komis II DPRD Kotabaru, Jerry Lumenta yang sedang turun mengunjungi masyarakat Sungai Durian. 

Masyarakat mengadukan akan adanya dua kapal pelabuhan CPO milik Minamas Group, yang dikonfirmasi berbendera Malaysia dan Vietnam. 

Menyikapi laporan masyarakat, sekitar pukul 15.00 WITA, Jumat (27/3/22020) Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Jerry Lumenta bersama pihak Puskesmas Sungai Durian, aparat Polsek serta pemerintah desa setempat langsung mendatangi pelabuhan dan menemui manajemen Minamas. Terbukti, di pelabuhan sedang sandar dua kapal yang sedang loading. Kapal berbendera Malaysia sedang loading CPO atau minyak sawit sedangkan Kapal Vietnam loading bongkel sawit. 

Informasi dari manajemen PT Minamas, kapal Malaysia memiliki 10 Anak Buah Kapal (ABK) sedangkan kapal Vietnam berisi 7 ABK. Dalam perbincangan dengan pihak Minamas, Jerry meminta agar dua kapal itu keluar dari pelabuhan.

"Kapal asing kan wajib diperiksa kesehatan dulu (di tengah laut) selama 14 hari sebelum tambat di pelabuhan," ucap Jerry kepada pihak Manajemen PT Minamas.


Jerry Lumenta (ist)

Pihak Minamas mengaku bahwa kapal itu telah mendapatkan izin dari otoritas yang berkaitan. "Kata agen sudah dapat izin tambat dari Bea Cukai dan KKP," sahut pihak Manajen PT Minamas.

Setelah berdialog dengan pihak Minamas akhirnya diputuskan untuk melepaskan kembali dua kapal kelaut untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan. Menurut Jerry, sudah disepakati untuk melakukan pemeriksaan atas dua kapal itu.

"Dua kapal asing itu sudah saya minta meninggalkan pelabuhan, diperiksa dulu. Mereka (PT Minamas) patuh. Katanya menunggu air pasang dulu baru bisa keluar meninggalkan pelabuhan," ungkap Politisi PDI Perjuangan ini.

Lanjut Jery, pihaknya langsung melaporkan persoalan kepada Ketua DPRD Kotabaru dan mengkonfirmasi kepada Dinas Kesehatan Kotabaru apakah dua kapal itu telah melalui pemeriksaan kesehatan. "Ketua DPRD dan Ibu Erna mengaku heran ada kapal luar beraktivitas di Sungai Durian," pungkasnya. (*)

Laporan: Adi Putra
Editor: Harmegi Amin

comments