Sungai Lariang Meluap, 228 KK di 3 Dusun di Desa Ompi Terisolir

On Monday, May 04, 2020

MASALEMBO.COM

Personil Polres Matra mengangkut bantuan sembako untuk warga terdampak banjir di Desa Ompi, Kecamatan Bulutaba, Pasangkayu. (Edison S/Masalembo.com)

PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Akibat luapan sungai Lariang, tiga dusun di Desa Ompi, Kecamatan Bulu Taba, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar terisolir. Tiga dusun yakni Dusun Pangana, Tata dan Benteng. Akibat tergenang air, 228 Kepala Keluarga terisolir. 

Mendapat informasi banjir sejak Jumat (1/5/2020) malam itu, Polres Mamuju Utara bersama Dinas Kominfopers, Bank Sulselbar dan tim dari Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Pasangkayu bergerak turun kelokasi. Mereka memberi bantuan. Kapolres Matra AKBP Leo H Siagian turun langsung, Minggu (3/5/2020) siang.

Akibat banjir yang mencapai 170 centimeter, tim terpaksa harus rela memikul dan mengangkat barang bantuan untuk masyarakat dikarenakan akses ke Desa Ompi tak bisa dilewati baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kapolres Matra AKBP Leo H Siagian saat diwawancarai mengatakan, setelah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Ompi Briptu Alif Afandi bahwa desanya kebanjiran dan warganya tak bisa kemana-mana mencari sembako dikarenakan akses masuk lewat darat tidak bisa ditembus oleh kendaraan, maka tim Polres langsung bergerak membawa bantuan ke warga yang terdampak.

"Hal ini dilakukan atas kepedulian Polres Matra terhadap masyarakat yang terkena musibah terlebih di tengah pandemi Covid-19," ungkapnya.

Leo membenarkan terdapat 228 KK warga di tiga dusun di wilayah Desa Ompi terisolir karena akses keluar dan masuk terhalang air banjir dengan ketinggian mencapai 170 centimeter. (Eds/har)

comments