-->

Bupati Majene Tanam Pohon Jati Bantuan Bagana PDI Perjuangan

On Jumat, Februari 26, 2021

MASALEMBO.COM

Bupati Majene Lukman Nurman melakukan penanaman pohon jati di bantaran sungai Mange, Kecematan Banggae, Jumat (26/2/2021)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bupati Majene Lukman Nurman memulai aksi penanaman pohon di bantaran sungai Mangge, Lingkungan Mangge Kelurahan Totoli Kecamatan Banggae, Jumat, 16 Februari 2021 pagi. Penanaman pohon sebagai upaya menjaga terjadinya sedimentasi pada hulu sungai serta untuk melestarikan sumber daya air.

Penanaman pohon ini diinisiasi oleh Badan Penanggulangan Bencana (Bagana) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama Pemerintah Kabupaten Majene. Mereka melakukan penanaman pohon sebagai langkah penghijauan yang difokuskan pada bantaran sungai Mangge.

"Ratusan bibit pohon tersebut merupakan program kemanusiaan PDIP Perjuangan yang sebelumnya dibawa oleh Anggkota Komisi VIII DPR RI  H Arwan Aras," kata Sufyan Ilbas, Kasubang Protokoler Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Humas Setda Majene.

Meski demikian, Anggkota Komisi VIII DPR RI  H Arwan Aras berhalangan hadir. Ia mengikuti pelantikan bupati terpilih Mamuju Tengah yang merupakan ayah kandungnya. Maka, melalui pihak yang mewakilinya Arwan menitip permohonan maaf  kepada masyarakat Mangge yang batal mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu Kadis Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Pemda Majene Burhan Usman mengatakan, penghijauan pada sumber air perlu dilestarikan dan dijaba bersama. "Karna air merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat," katanya.

Bupati Majene Lukman yang turut hadir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan misi kemanusiaan yang akan diwariskan kepada anak cucu. Menjelang akhir masa jabatannya, ia  ingin berbuat banyak dan meninggalkan kesan yang baik dan menyelesaikan semua pekerjaan.

“Kalau kita andaikan, jangan kita  meninggalkan air mata, tetapi meninggalkan mata air," ucapnya.

Ia mengaku senang, karena kegiatan tersebut mendapat respon yang baik dari dinas terkait terutama masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut. Ia berharap kedepan Mangge fokus menjadi hutan, karena wilayah inilah yang akan menopang ketersediaan air bagi masyarakat Majene. Ia juga meminta kepada Dinas terkait untuk tidak mengarahkan pengembangan holtikultura di bantaran sungai dengan harapan wilayah bantaran sungai bisa hijau, lebih hijau dari sekarang. 

Bupati yang Ketua DPD Golkar Majene itu, menyarankan kedepan upaya penghijauan juga direlevankan dengan nilai ekonomis bagi masyarakat setempat. Ia mencontohkan jika, diwilayah ini, juga ditanam pohon sukun maka di pastikan masyarakat akan memelihara buahnya karena memiliki nilai jual termasuk fungsi sumber air. 

"Perlu terbangun korelasi komunikasi yang bagus antara tanaman dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Turut hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Majene Muhammad Wahyu, pihak Distanakbun beserta jajaran DLHK, Kepala Lingkungan dan  sejumlah tokoh masysrakat. (Har/Red)

comments