-->

Bastian, Warga Salutambung Tikam Ayah Hingga Tewas Lalu Menyerahkan Diri ke Polsek

On Sabtu, April 10, 2021

MASALEMBO.COM

Ilustrasi [inet]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Entah apa yang merasuki seorang pria di Dusun Salupepakkang, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat hingga tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri.

Pria itu bernama Ahmad Ali alias Bastian (41). Ia menikam ayah kandungnya bernama Tunjang alias Papa Rindu dengan sebilah badik. Korban meninggal dunia dengan luka tusukan di bagian dada dan perut. Peristiwa di sebuah kios tempat jualan sehari-hari lelaki Tunjang di Dusun Salupepakkang, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.

"Tersangka kita sudah amankan, sekarang di Polres Majene," kata AKP Jamaluddin, Kasat Reskrim Polres Majene, Sabtu (10/4/2021).

Keterangan dari Kasatreskrim Polres Majene AKP Jamaluddin, kronologi kejadian berawal saat pelaku Bastian sekira pukul 13.00 Wita menyampaikan kepada korban tentang keinginannya menjual tanah. Ahmad Ali mengaku ingin menjual tanah untuk modal usaha, tetapi korban yang tak lain ayah kandungnya sendiri bersikeras tak ingin menjual tanah tersebut. "Lelaki Ahmad Ali emosi dan mengambil sebuah badik dan menusuk korban di bagian dada dan perut yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri dan dilarikan ke Puskesmas," kata Jamaluddin.

"Beberapa saat kemudian korban meninggal dunia akibat kekurangan darah," terang AKP Jamaluddin melalui keterangan tertulis melalui pesan WhatsApp, Sabtu sore.

Jamaluddin megatakan, usai melakukan penusukan pelaku datang ke Polsek Malunda untuk menyerahkan diri. Pelaku kini sudah diamankan di Mapolres Majene, Sulbar.

Sementara, seorang warga Salutambung terkait pembunuhan ini menduga karena keinginan pelaku menjual tanah tak disetujui ayah (korban). Selain itu pelaku juga diketahui pernah menderita gangguan kejiwaan (gila).

"Pelaku kabarnya meminta motor sama bapaknya. Tapi ndak dikasih. Terus dia (pelaku) bilang kalau saya tidak dikasih motor ya saya mau jual tanah," katanya.

Korban diduga tak rela jika tanah miliknya dijual oleh pelaku yang tak lain anak kandung sendiri. Ia tak merekakan menjual tanah tersebut karena masih ada adik pelaku yang juga berhak atas sebidang tanah itu. (Hr/Red)

comments