-->

Dinas Pendidikan Majene Perkenalkan Ranperda Pelayanan Kepemudaan

On Selasa, April 27, 2021

MASALEMBO.COM

Kegiatan Pelatihan Kepemudaan oleh Disdikpora Majene bekerjasaa lembaga LK-LIKHUS di hotel Dafina INN, Senin (26/4/2021)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Majene mulai memperkenalkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pelayanan Kepemudaan. Ranperda kepemudaan di bumi Assamalewuang itu diperkenalkan Kepala Disdikpora Majene Ir. Iskandar, MM, Senin (26/4/2021) saat membuka pelatihan bertema pemuda di hotel Dafina, Lembang.

"Ranperda ini diinisiasi oleh KNPI, kita (Dinas Pendidikan) telah memfasilitasi, rancangannya sudah disampaikan ke DPRD untuk dibahas," kata Iskandar.

Dihadapan puluhan pemuda peserta pelatihan yang digelar Disdikpora Majene bekerjasama Lembaga Konservasi Lingkungan Hutan dan Sungai (LK-LIKHUS) Sulawesi Barat, Iskandar menjelaskan Ranperda tersebut disusun sebagai payung hukum untuk membangun eksistensi pemuda di Majene. Nantinya kata dia, Ranperda akan disosialisasikan dan diuji publik melalui KNPI dan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang menjadi bagian dari organisasi nasional itu.

"Ranperda ini nantinya akan membuka ruang bagi pemuda untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan di segala lini, mulai dari tingkat desa sampai kabupaten," ungkap Iskandar.


Iskandar berharap, agar setiap komponen pemuda yang ada di Majene turut memberi masukan terhadap rancangan perda ini. Harapannya dengan lahirnya Perda Pelayanan Kepemudaan itu nantinya akan lahir banyak wadah kreatifitas pemuda Majene guna menunjang efektifitas pembangunan di daerah ini.

Senada, Sekretaris Dinas Pendidikan Syamsu yang turut hadir dalam kegiatan ini menjelaskan, draf ranperda kepemudaan tersebut dinilai sangat strategis untuk menjadi perda guna pengembangan potensi pemuda Majene di tengah tantangan kemajuan dan perkembangan teknologi saat ini.

"Kita tahu bahwa Majene ini adalah daerah yang sangat strategis karena berada di tengah-tengah kawasan regional Sulawesi, bahkan menjadi penghubung atau persinggahan lintas pulau (Sulawesi-Kalimantan). Maka kedepan perlu ada kreatifitas pemuda, potensi apa kira-kira yang bisa ditawarkan untuk daerah," ujar Syamsu.

Syamsu mengatakan, draf Ranperda Pelayanan Kepemudaan Majene dapat diperoleh di Dinas Pendidikan, juga di KNPI. Bagi siapapun yang ingin memberi masukan dapat menghubungi bagian Sekretariat Dinas Pendidikan Majene.

"Ranperda pelayanan kepemudaan ini adalah yang pertama di Sulawesi Barat," ungkap Syamsu. (*)




comments