-->

Hadiri Konsultasi Publik RPJMD Mamuju, Idris Ingatkan Akomodasi Kepentingan Perempuan

On Sabtu, April 17, 2021

MASALEMBO.COM

Sekprov Sulbar Muhammad Idris DP (putih) diapit bupati Siti Sutinah Suhardi dan Sekda Mamuju Suaib. [Foto: Kominfo Sulbar]


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sekretaris Provinsi Muhammad Idris DP menghadiri Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mamuju 2021-2026, Jumat 16 April 2021. Kegiatan ini digelar di Rumah Jabatan Bupati Mamuju (Sapota).

Sekprov Muhammad Idris di kesempatan ini menyampaikan terkait salah satu tugas pemerintahan. Ia mengatakan salah satu tugas Pemda yaitu mengakomodasi berbagai kepentingan, seperti pemberdayaan perempuan.

"Hal ini yang paling banyak muncul, karena generasi muda perlu diberdayakan, perempuan mau diberdayakan," ujar Idris mengingatkan.

Selain perempuan, kelompok-kelompok aktivitas juga disebut Idris yang perlu diberdayakan. "Semua ini perlu diantisipasi," tandasnya.

Mantan Kepala LAN Makassar ini menjelaskan, pemerintahan juga memiliki fungsi pelayanan. Menurutnya, fungsi tersebut merupakan hal yang paling berat, pasalnya pelayanan semakin hari semakin bertambah seiring kebutuhan sehari-hari semakin meningkat.

Sementara itu, Bupati Mamuju Siti Sutinah Suhardi menyampaikan terimah kasih dan apresiasi kepada semua pihak karena proses perencanaan pembangunan telah memasuki tahap konsultasi publik rancangan awal RPJMD. "Diharapkan perencanaan pembangunan benar-benar terkoneksi dari hulu ke hilir serta terintegrasi antar semua sektor sehingga RPJMD dapat dilaksanakan tepat sasaran,"ucapnya.

Disampaikan, saat ini Pemkab Mamuju mengacu pada visi misi Mamuju Keren sebagai semangat dalam penyusunan program, yang pelaksanaannya harus melalui mekanisme yang ditetapkan.Pada kenyataannya, kata Sutinah, proses perencanaan pembangunan yang telah dilaksanakan tidak semulus yang dibayangkan, karena hal ini dipengaruhi oleh adanya faktor bencana gempa bumi yang mengguncang Mamuju.

Gempa bumi, lanjut Sutinah, telah mengubah semua kondisi dari segala aspek. Oleh sebab itu perencanaan pembangunan harus lebih mengikuti kondisi agar pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan.

Ia menambahkan, orientasi pembangunan Mamuju untuk lima tahun kedepan yang akan diprogramkan sebagai penjabaran visi antara lain, mewujudkan tatakelolah pemerintahan yang baik, meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik dan lingkungan hidup, mewujudkan aksebilitas dan kualitas bidang pelayanan pendidikan, kesehatan dan sosial. Kemudian mewujudkan daerah yang beradab dengan mengedepankan pendekatan agama dan budaya, serta mewujudkan daya saing ekonomi daerah berbasis inovasi dan potensi lokal.

“Lakukanlah perencanaan dengan baik, karena hari esok adalah milik orang-orang yang merencanakan hidup hari ini," pungkas Tina. (Hr/Red)




comments