-->

Lebaran Kamis, Muhammadiyah Majene Siapkan 2 Tempat untuk Salat Ied

On Senin, Mei 10, 2021

MASALEMBO.COM

Ilustrasi/lambang Muhammadiyah [net]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Majene akan memusatkan penyelenggaraan salat Ied 1 Syawal 1442 Hijriah di masjid Muhammadiyah Abu Bakar Passarang di depan pelabuhan baru Passarang. Bila turun hujan pada hari pelaksanaan, Muhammadiyah Majene juga akan membuka masjid Istiqamah Lipu.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majene, Muslim AT menjelaskan, sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2021 bahwa 1 Syawal 1442 H jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

"Berdasarkan penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal PP Muhammadiyah tersebut, keluarga besar Muhammadiyah berlebaran hari Kamis (13/05/2021) untuk tahun ini, warga Muhammadiyah Majene kita pusatkan di masjid Muhammadiyah Passarang," kata Muslim.

Sementara itu, ketua PD Muhammadiyah Majene, Masyruk Mahmud menyampaikan, salah satu pertimbangan lahirnya keputusan untuk menggelar salat Ied di masjid Muhammadiyah agar mengurai kerumunan untuk mencegah penyebaran virus covid.

"Sejalan dengan instruksi pemerintah agar dalam pelaksaan sholat Ied tetap wajib menerapkan protokol kesehatan, semua jamaah kita minta agar menggunakan masker," ungkapnya.

Persiapan kegiatan

Ketua Panitia Salat Ied Muhammadiyah Majene, H. Mukhlish Husain Unding menambahkan, kendati Majene saat ini tidak dalam zona hijau, namun penerapan standar protkol kesehatan merupakan hal yang wajib sebagai bentuk pencegahan.

Menurutnya, Panitia telah mempersiapkan secara teknis agar kegiatan berjalan lancar antara lain menyiapkan khatib dan imam serta perangkat protokol kesehatan.

"Kalau misalnya hujan pada hari 1 Syawal tersebut, maka dua masjid Muhammadiyah akan digunakan, selain masjid Abu Bakar Passarang, juga masjid Istiqamah yang ada di samping kantor Telkom juga dibuka. Namun bila cuaca normal, kegiatan dipusatkan di satu titik di masjid Muhammadiyah Passarang," kata H. Mukhlish yang juga alumni UMM Malang tersebut. (Rls/Wan)

comments