-->

Penerapan PPKM Level 3 di Mamuju Setengah Hati

On Jumat, Juli 30, 2021

MASALEMBO.COM


Data kasus COVID-19 di Sulbar

MAMUJU, MASALEMBOMCOM - Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dinilai kurang efektif. Pasalnya, penerapannya setengah hati atau tidak dilaksanakan secara tegas.

Kebijakan PPKM ternyata belum mampu menurunkan kasus Covid-19. Yang terjadi justru sebaliknya, angka Covid-19 terus naik, disamping itu diperbolehkannya resepsi pernikahan yang mengundang kerumunan dan akan memicu klaster baru.

Sebab, PPKM bersifat kompromistis atau setengah hati. Karena, belum seluruh pemerintah daerah Mamuju menerapkan secara konsisten dan tegas. Akibatnya, justru kasus Covid-19 bisa mengalami lonjakan.

Apalagi kasus Covid-19 varian delta telah terdeteksi di Mamuju dan sangat cepat menular.

Jika pendekatan secara persuasif dirasa belum cukup, dapat dilakukan dengan tindakan tegas sebagai upaya mendisiplinkan. Disiplin itu sangat penting karena telah terjadi penularan di tingkat lokal.

Yang ironisnya, penerapan PPKM diperuntuhkan untuk warga saja. Bukan bagi kalangan pejabat. Terbukti tak ada tindakan tegas dari Satgas COVID-19 Mamuju saat resepsi pernikahan anak seorang pejabat yang dilangsung di hotel termewah di Mamuju pada Kamis malam (29/7/2021). Acara itu mengundang banyak kerumunan. Artinya hanya pedagang, pemilik warkop, warung makan dan masyarakat lokal saja harus mematuhi yang namanya PPKM Level 3.

"Ini harusnya ditindak, tidak elok dan memberikan contoh buruk di masyarakat," kata seorang warga Payet kepada wartawan, Kamis malam (29/7/2021). 

"Di mata hukum semua sama, jangan sampai ada asumsi pejabat boleh gelar pesta tapi rakyat kena sanksi," katanya.

Sementara perkembangan kasus COVID-19 di Sulbar terus melonjak. Dari data Dinas Kesehatan Sulbar per Kamis 29 Juli 2021, pasien positif 99 orang dari Kabupaten 26, Pasangkayu 2, Mamuju Tengah 8, Mamasa 15 dan Majene 22 dan Polewali Mandar 6.

Pasien sembuh sebanyak 72 orang dari Kabupaten Mamuju 13, Pasangkayu 1, Majene 3, Polewali Mandar 6, Mamuju Tengah 8 dan Mamasa 41.

Sementara meninggal dunia sebanyak 3 orang, dari Kabupaten Mamuju 1, Pasangkayu 1 dan Polewali mandar 1.

Untuk total kasus positif di Sulbar sebanyak 8079. Sementara yang dirawat  75, isolasi mandiri 1313, sembuh 6530 dan meninggal 161 orang. (fad/red)

comments