-->

Remaja 17 Tahun di Mamuju Tengah Rela Putus Sekolah Demi Berjualan Buroncong Keliling

On Kamis, Maret 10, 2022

MASALEMBO.COM


MATENG, MASALEMBO.COM - Demi membantu neneknya, Rangga remaja 17 tahun di Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulbar, rela berjualan keliling untuk menjajakan jualan miliknya.

Iapun rela mengubur cita-citanya menjadi pemain bola kaki demi melanjutkan usaha neneknya berjualan keliling. Kebanyakan remaja yang berusia belasan tahun biasanya hanya mementingkan bermain dan belajar.

Tapi belajar dan bermain itu, kini tak dibenak Rangga. Diusianya yang masih remaja itu sudah bersedia membantu perekonomian keluarganya. Bagaimana tidak, tiap hari ia harus bersusah payah mendorong gerobak keliling sekitar kawasan Mamuju Tengah, untuk berjualan makanan tradisional.

Makanan tradisional yang dijual olehnya itu adalah Buroncong yang beraneka bahan. Setiap harinya Rangga berjalan beriringan gerobaknya mulai pukul 06.30 hingga pukul 13:00 wita.

Rutinitas itu sudah ia lakoni selama dua tahun berjalan. "Tiap hari saya berjualan keliling pak", ujar Rangga kepada wartawan Senin, 7 Maret 2022.

Dikatakan, pekerjaan itu dialakukannya untuk melanjutkan pekerjaan neneknya yang sudah tak mampu berjualan lagi.

"Dulu waktu nenek masih sehat dia yang berjualan, sekarang saya yang lanjutkan", kata Rangga

Penulis tertarik mengutip kisah Rangga yang diketahui sejak usia 11 tahun ia ditinggal mati oleh ibunya.

"Ibu sudah meninggal pak waktu saya masih berusia 11 tahun. Bapak di Kalimantan", kata Rangga dengan mata yang berkaca-kaca

Dikatakan, omset yang ia dapat sitiap berjualan berpariasi. Mulai dari 60 ribu hingga 100.000 ribu rupiah perharinya.

"Kalau habis semua lebih 100 ribu pak", sebut Rangga

Dari hasil jualan yang ia raih perharinya itu, diberikan untuk sang nenek.

"Buat nenek semua pak", masih Rangga

Menurut dia, suka duka yang dialaminya saat menjajakan jualan miliknya ialah saat dirinya harus bersusah payah berjualan sementara melihat teman-temannya bermain.

Sayangnya, Rangga tak berniat lagi untuk melanjutkan sekolahnya, sebab menurutnya ia lebih memilih pekerjannya saat ini.

"Dulu saya bercita-cita menjadi pemain bola pak. Tapi sekarang yaa lebih memilih kerja begini", sambungnya

Sementara, Nure (61) selaku nenek dari Rangga menjelaskan, dulunya jualan tersebut ialah miliknya. Namun kata dia, karena suaminya sudah dalam kondisi sudah tidak sehat lagi sehingga dilanjutkan oleh cucunya.

"Dulu suami saya yang menjual pak. Tapi saat ini pisiknya sudah tak mampu lagi, makanya Rangga yang teruskan", bebernya. (*)

Penulis : Ancha.

comments