-->

Belum Final, Kadis PMD Majene Tarik Kembali SK Penetapan Pj Kepala Desa

On Minggu, Mei 29, 2022

MASALEMBO.COM

Tangkap layar lampiran SK Bupati Majene tentang Penetapan Pj Kepala Desa [ist/masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sejak kemarin malam telah beredar di media sosial Surat Keputusan (SK) Bupati Majene tentang Penetapan Penjabat (Pj) Kepala Desa di empat di Majene. Namun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sudirman mengkonfirmasi SK yang telah diteken bupati Andi Achmad Syukri itu sifatnya belum final. Ia menegaskan penetapan empat nama Penjabat Kades di empat desa di Majene belum final.

"Kemarin setelah Kabid Pemdes mengajukan ke Pak Bupati, memang sudah ditandatangan tapi ternyata di lampirannya ada kesalahan," kata mantan Kadis LHK itu, Minggu (28/5/2022) malam.

Sudirman menjelaskan, terdapat kesalahan pada lampiran SK. Di situ tertulis penjabat Kadis yang semestinya penjabat Kades. Selain itu, SK kata Sudirman belum diberi nomor, "itu saya ndak perhatikan saya kasih masuk di grup karena dipikiran saya supaya tidak ada kekosongan pemerintahan," ujarnya.

Kadis yang mantan Camat Ulumanda itu mengungkap, ia sengaja mempublikasikan SK tersebut di salah satu group WhatsApp sebab bermaksud menginformasikan bahwa sedang tidak terjadi kekosongan Pemerintahan di empat desa di Majene, yaitu di Desa Totolisi, Lombang, Kabiraan dan Desa Tandeallo. Empat desa ini Kades-nya telah mengakhiri masa jabatan per 27 Mei 2022.

"Karena harus berakhir pada tanggal 27 Mei jam 00.00 malam sehingga pada tanggal 28 saya masukkan di grup," ungkap Sudirman.

Namun pagi tadi, Sudirman mengaku telah mendapat telepon dari Bupati Majene bahwa masih ada yang perlu dirubah dalam SK tersebut, termasuk kemungkinan masih terjadi perubahan nama penjabat kades.

"Mungkin masih ada yang mau digeser Pak Bupati atau bagaimana ya, seandainya saya di Majene saya menghadap ke Pak Bupati, tapi saya lagi di Malunda," ujar Sudirman via telepon, Minggu (29/5) malam.

Dia mengatakan, kemungkinan ada perubahan nama terkhusus pada penjabat Kepala Desa Kabiraan, Kecamatan Ulumanda.

"Jadi saya tarik (SK) itu, dan memang belum terstempel. Saya tidak tahu perkembangan besok ini mana yang anu (final), karena mungkin ada yang mau digeser Pak Bupati utamanya Desa Kabiraan," ungkap Sudirman.

Sudirman mengaku segera akan kembali mengkonfirmasi ke Bupati Majene Andi Achmad Syukri untuk memberikan kepastian penjabat Kepala Desa di empat desa, terutama Desa Kabiraan yang kemungkinan masih berubah.

"Jadi mana sebenarnya ini, saya belum jelas mengambil kesimpulan, mungkin tuntas besok dinda," pungkas Sudirman. (Hr/Red)

comments