-->

Buka Agenda Workshop & Bedah Dapil, Waketum DPP PPP Titip Pesan Begini

On Rabu, Juni 01, 2022

MASALEMBO.COM

Keterangan Fotonya Waketum DPP PPP, Amir Uskara, bersama dengan Pimpinan DPW-DPC PPP Se-Sulbar.
[Ist/Fauzi]


MAMUJU, MASALEMBO.COM -
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Workshop Political Marketing & Bedah Dapil Sulawesi Barat di Hotel Arthama Losari, Makassar. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari tersebut diikuti oleh fungsionaris partai di tingkat DPW dan DPC PPP se-Sulawesi Barat.

Wakil Ketua Umum DPP PPP sekaligus Ketua F-PPP DPR RI, Dr. H. Amir Uskara, M.Kes turut hadir untuk membuka acara ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini kita harapkan bisa terlaksana dengan baik dan manfaatnya bisa dimaksimalkan untuk Pemilu 2024 mendatang. Kami berharap banyak, DPW PPP Sulawesi Barat dan DPC PPP se-Sulawesi Barat bisa meningkatkan perolehan suara dan kursi di DPR dan DPRD," kata Amir.

Lanjutnya, PPP kali ini amat serius untuk memaksimalkan elektabilitas di 2024 mendatang, dengan target melampaui pencapaian tertinggi PPP sebelumnya, yakni 11 Juta suara di Pemilu 1999.

“Ketua Umum, Pak Suharso Monoarfa selalu berpesan, bahwa PPP harus melampaui pencapaian tertinggi sebelumnya, yakni 11 Juta suara. Maka lahirlah program ini, bentuk kerjasama dengan PolMark Indonesia sebagai bentuk keseriusan Ketum. Baru periode kepengurusan inilah program seperti ini dilaksanakan, dan ini harus kita apresiasi dan manfaatkan sebaik-baiknya," lanjut Amir.

Menyinggung soal pemetaan di Sulawesi Barat, Amir Uskara mengharapkan PPP bisa merebut 1 kursi DPR-RI dan Pimpinan DPRD Sulawesi Barat.

“DPW harus bekerja extra untuk bisa meraih hasil maksimal, jangankan membentuk 1 fraksi di DPRD Provinsi, kalau perlu harus menembus kursi pimpinan DPRD Provinsi Sulbar, dan kami juga menitipkan harapan, agar PPP di Sulbar bisa merebut 1 Kursi DPR-RI, karena peluang itu ada, tinggal bagaimana kita meramu strategi yang akan dibackup oleh DPP dan PolMark sbg partner," tutupnya. (*/Ril)

comments