-->

Besok Presiden Jokowi akan Menyapa Anak-anak Penyintas Gempa Aholeang-Rui

On Jumat, Juli 22, 2022

MASALEMBO.COM

Sekda Majene Ardiansyah (kanan) saat rapat dengan Tim Kemensos RI di ruang rapat Bupati Majene, Kamis (21/7/2022). [Foto: Prokompi Setda Majene]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo rencananya akan menyapa anak-anak penyintas gempa di Dusun Aholeang dan Rui, Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Jokowi akan hadir dalam dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli besok.

Jokowi dijadwalkan akan menghadiri peringatan HAN secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Sekretaris Daerah (Sekda) Majene dengan pihak Kementerian Sosial RI di ruang rapat kantor Bupati Majene, Kamis (21/7/2022) kemarin.

Sekertaris Daerah Majene Ardiansyah  bersama Tim Kemensos RI duduk bersama membahas persiapan teknis pelaksanaan peringatan HAN 2022 itu.

Rencananya, pada Sabtu 23 Juli besok Pemda Majene bersama tim akan bergabung di zoom meeting dengan mengambil latar tempat di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda yang merupakan lokasi pengungsian korban gempa bumi. 

Direktur PSKBA Kemensos Iyan Kusmadiana mengatakan, sekitar 10 menit, Presiden Jokowi akan menyapa pemerintah Majene serta anak-anak yang diikutkan. Acaranya kemungkinan dilaksanakan pukul 8.00-10.00 Wita.

"Peserta di Majene akan disapa oleh Presiden dari Bogor, sekitar 10 menit," terang Iyan dalam rapat tersebut.

Terkait itu, Sekda Majene Ardiansyah menginstruksikan Dinas Kominfo dan pihak terkait lainnya untuk segera turun ke Mekatta mengecek dan memastikan ketersediaan jaringan internet yang memadai. Termasuk kesiapan tenda yang akan digunakan. Diantaranya tenda utama, tenda ceria, tenda tim kesehatan, tenda Disdukcapil, dan trauma healing.

"Saya minta Kominfo segara turun ke lokasi, memastikan signal dan kelengkapan lainnya," ucap Ardiansyah.

Acara ini, juga akan dirangkaikan dengan peletekan batu pertama pembangunan sekolah bantuan dari Kemensos, program pencetakan data kependudukan anak, program trauma healing, sunnat massal dan pemeriksaan kesehatan. (Hr/Red)

comments