-->

Pemda Majene Akan Gelar Ujian Seleksi PPPK, Berikut Rincian Quotanya

On Selasa, September 20, 2022

MASALEMBO.COM

Wakil Bupati Majene Arismunandar (tengah) saat menghadiri acara Coffee Morning bersama Sekda Ardiansyah dan para Kepala OPD lingkup Pemda Majene. [FOTO: Prokopim Setda Majene]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pemda Majene akan kembali melakukan rekrutmen pegawai ASN PPPK tahun 2022. Pelaksanaan seleksi dijadwalkan pada minggu keempat September bulan ini.

Kepala BKPSDM Majene, Nadlah Fatta mengatakan, sesuai hasil Rakor yang diIkuti di Jakarta beberapa waktu lalu, diperoleh informasi formasi pengadaan dan seleksi PPPK tahun 2022. 

Kadis Nadlah menyebutkan, formasi yang disetujui untuk tenaga guru sebanyak 140 orang dari 162 yang diusulkan. Kemudian tenaga kesehatan disetujui 10 formasi yang diusulkan, serta tenaga teknis hanya 6 formasi dari 12 yang diusulkan, masing-masing sarjana teknik 3 formasi dan tenaga komputer 3 formasi.

"Untuk pelaksanaan ujiannya pada September ini, minggu keempat," ujar Nadlah saat acara Coffe Morning Lingkup Pemkab Majene, Senin (19/9/2022).

Ia juga menyampaikan untuk informasi pendataan tenaga non ASN, diharapkan jumlah yang ada sesuai dengan jumlah SK di tahun 2021. Pasalnya pimpinan OPD akan menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak. Jika ada perbedaan jumlah ataupun penambahan maka akan bersamalah dan bersekuensi hukum.

Masih terkait lowongan PPPK, Kadis Kesehatan dr Rahmat Malik menilai jumlah quota tenaga kesehatan sangat minim. Padahal selama ini dua sektor ini tidak jauh beda yaitu Kesehatan dan Pendidikan. Untuk itu ia berharap jika kedepan ada evaluasi penerimaan tenaga PPPK untuk sektor kesehatan. "Ini agar kuota bisa dilakukan penambahan. Kalau jumlahnya 10 saja itu sangat kurang, apalagi jika ada transmigrasi akan ada pelayanan tidak maksimal dan timpang," ujarnya.


Para Pimpinan OPD saat menghadiri acara Coffee Morning bersama Wakil Bupati dan Sekda Majene Ardiansyah. [FOTO: Prokopim Setda Majene]



Acara Coffe Morning yang dilaksanakan di Pendopo rujab Bupati, Sekda Majene Ardiansyah meminta tiap OPD memperhatikan masukan yang diberikan BKPSDM agar tidak melakukan penambahan dan sesuai dengan SK di 2021, pasalnya bukan cuma pengawasan internal saja yang bergerak tapi ada juga pengawas eksternal.

"Jangan hanya karena kita menolong orang, tapi akan melabrak aturan dan bersinggungan dengan persoalan hukum," ujanrnya kepada peserta Coffe Morning.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati MajeneArismunandar, para Staf Ahli, Asisten Setda, para pimpinan OPD dan serta para Kabag Setda Majene. (Ril/Hr)

comments