-->

Hot News

Insentif Dokter RSUD Diusul Naik, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Majene

On Selasa, Oktober 25, 2022

MASALEMBO.COM

Rapat Evaluasi Komisi III DPRD Majene dengan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah, Jumat (25/11/2022). [Ist/Masalembo.com]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene mengusulkan tambahan insentif dokter spesialis. Kenaikan insentif diusul naik dari Rp13 juta menjadi Rp15 juta per bulan.

Usulan kenaikan tersebut terungkap pada Rapat Evaluasi Realisasi Anggaran Tahun 2022 Triwulan I, II dan III di Gedung DPRD Majene, Jumat (25/11/2022).

Direktur RSUD Majene dr Nurlina, SP yang hadir di kesempatan ini mengatakan, usulan kenaikan insentif  untuk menjaga komitmen para dokter spesialis di Majene, sebab di daerah lain insentif dokternya juah lebih tinggi.

"Misalnya di Mamuju Utara (Pasangkayu) insentifnya Rp30 juta per bulan," ujar Nurlina.

Ia mengatakan, jika rasio insentif dokter RSUD Majene sangat jauh lebih rendah dikuatirkan para dokter spesialis akan berpindah ke daerah lain.

"Jangan sampai mereka (dokter spesialis) tidak berminat di Majene," katanya.

Sebaliknya kata dia, jika insentif dokter di RSUD Majene sedikit lebih tinggi maka tentu akan menjadi daya tarik para dokter untuk datang ke Majene.

Ketua Komisi III DPRD Abdul Wahab, SH menanggapi hal itu mengatakan perlu pemikiran bersama.

"Menurut kajian Rumah Sakit dia mengajukan usulan untuk penambahan insentif dokter karena membandingkan dengan daerah lain. Kalau memang itu untuk menjaga posisi dokter tetap bertugas di Majene ya kenapa tidak, kita harus dukung bersama," ujar Wahab.

Meski demikian, Wahab mengatakan harus tetap melihat kondisi fiskal daerah.

"Kita melihat-lah kira-kira layaknya, wajarnya berapa, lalu kita kondisikan juga dengan kondisi keuangan daerah," ujar Wahab.

Politisi PAN itu juga mengatakan, dengan insentif yang memadai tentu akan erat kaitannya dengan pelayanan kepada masyarakat. "Bagaimana bisa menjaga pelayanan kepada masyarakat tentu ini (insentif) akan sangat berpengaruh," pungkasnya. (Adv/Ril)

 

comments