Pasca Ambruk, Obyek Wisata Jembatan Pelangi Ditutup

On Sabtu, Februari 10, 2018

MASALEMBO.COM

Obyek wisata jembatan pelangi ditutup (Foto: Asrianto/masalembo.com)
POLEWALI, MASALEMBO.COM - Pasca ambruknya pada Kamis (8/2), obyek wisata jembatan pelangi akhirnya ditutup.

Tampak dipintu utama menuju lokasi jembatan beberapa balok kayu dipasang melintang agar pengunjung tidak dapat masuk ke dalam lokasi. Pintu gerbang utama juga dibongkar oleh petugas.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) Nenny Tandirapak.

Baca juga: Jembatan Pelangi Ambruk, 2 Orang Tercebur Ke Laut

"Kami tutup sementara, kalau sudah ada pengelola yang jelas, kami akan buka kembali," kata Nenny, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepone, Sabtu (10/2).
Nenny mengungkapkan, jembatan pelangi ini adalah aset milik Pemerintah Kabupaten Polman, karena menggunakan dana APBD.

"Cuma kebetulan pas dibelakangnya pos jaga milik kami, jadi orang sangka milik Dinas Kehutanan," kata Nenny.

Nenny menjelaskan, sejak UPTD KPHL Mapilli dibentuk pada Januari 2017 lalu, seluruh pegawai, bangunan, dan aset Dinas Kehutanan Kabupaten Polman ditarik ke Provinsi Sulbar. Aturan ini sesuai dengan UU 23 tahun 2014 yang mengatur wewenang kehutanan.

Nenny mengungkapkan, yang menjadi kendala adalah belum ada kejelasan penyerahan aset dari Pemkab Polman ke Dinas Kehutanan Provinsi Sulbar.
"Ini kendalanya, karena kami tidak ada wewenang disitu," katanya.

Nenny berharap ada komunitas kelompok yang mampu kelola dengan baik, agar obyek wisata ini dapat dibuka kembali. (ant/har)

comments