Bimlat Polres Majene Telorkan 86 Calon Polisi, Wabup Titip Pesan Ini

On Minggu, Maret 11, 2018

MASALEMBO.COM

Penutupan Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) calon anggota Polri di Polres Majene (Foto: Rizal/masalembo.com)
MAJENE, MASALEMBO.COM - Sebanyak 86 putra-putri Majene yang mengikuti bimbingan dan latihan (Bimlat) calon Polri di Polres Majene, berhasil menyelesaikan tahapan akhir. 

Kabag Sumda Polres Majene selaku ketua panitia Kompol Asrina Basri SE menyebut, bimlat awalnya diikuti 148 peserta. Terdiri 115 laki-laki dan 33 perempuan. Namun saat registrasi mengerucut jadi 101 peserta yakni 79 laki-laki dan 22 perempuan. Seluruh peserta merupakan putra-putri yang berdomisili diwilayah pesisir, pegunungan, pedalaman, dan perbatasan, sebagai sasaran prioritas.

Setelah menjalani tahapan hanya 86 peserta yang aktif. Laki-laki yang bertahan hanya 69, sedangkan perempuan tersisa 17 peserta. Kurun waktu enam bulan peserta mendalami pengetahuan akademik, psikologi dan kesamaptaan. Namun sebelumnya peserta menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai tes penerimaan anggota Polri 2018.

"Dalam enam bulan bimlat melaksanakan 48 kali pertemuan. Itu diselingi evaluasi perkembangan psikologi, akademik, kesamaptaan, dan kesehatan peserta. Evaluasi berlangsung enam kali," urai ketua panitia dalam laporan penutupan program bimlat calon Polri putra-putri Majene tahun 2018 di aula Mapolres Majene, Minggu (11/3).

Wakil Bupati Majene Lukman mengapresiasi keberhasilan Polres Majene menyelesaikan bimlat dengan baik. Ia berharap kerjasama tersebut tetap dilanjutkan tahun depan. Lulusan bimlat diminta terus berjuang dan memacu diri. "Jangan mencari kesalahan teman tetapi berjuanglah supaya bisa unggul dari yang lain. Sebab yang terpilih hanyalah yang terbaik," pesan wabup. 

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy juga menitip pesan senada. Ia mengatakan, tantangan masa kini semakin berat. Kedepan persaingan lebih berat lagi sehingga peserta harus mempersiapkan diri secara matang. Manfaatkan kemajuan teknologi untuk menggali pengetahuan lebih luas lagi. "Jangan bosan belajar, banyak membaca agar jadi manusia unggul," pinta Asri.   

Bekal yang telah didapatkan selama bimlat diyakini dapat membentuk karakter. Modal tersebut bukan semata untuk mendaftar jadi anggota Polri. Bisa juga digunakan pendaftaran sekolah kedinasan lain.

Penutupan Bimlat ditandai penanggalan tanda peserta. Selanjutnya wakil bupati dan Kapolres menyerahkan sertifikat peserta. Beberapa peserta mendapatkan predikat terbaik umum, terbaik di bidang kesamaptaan dan psikologi. Penutupan dihadiri Wakapolres Kompol Muh Arif dan segenab pejabat Polres Majene. Hadir pula perwakilan Disdikpora, DPKAD Majene, Dinas Kesehatan serta para camat. (riz)

comments