Bupati H. Aras Lantik Pengurus Kerukunan Keluarga Wajo Mateng

On Kamis, Mei 31, 2018

MASALEMBO.COM

Bupati H. Aras Tammauni menyampaikan sambutan pada pelantikan KKW Mateng (Foto: Jamal Tanniewa/masalembo.com)


MATENG, MASALEMBO.COM - Bupati Mamuju Tengah H. Aras Tammauni resmi mengukuhkan pengurus Kerukunan Keluarga Wajo (KKW) Kabupaten Mateng priode 2018-2023, Rabu (30/5).

Pengukuhan KKW Mateng digelar di Gedung Semoga Jaya, Kecamatan Topoyo dengan mengangkat tema "Mali Siparappe, Rebbah Sipatokkong, Malilu Sipakainge." 

Dalam sambutannya, Bupati Mateng, H. Aras Tammauni menyampaikan, Mamuju Tengah adalah daerah yang terdiri dari berbagai macam suku, agama dan ras, bahkan ada satu desa yang berasal dari eks Timur-Timur. Ini membuktikan bahwa Mamuju Tengah adalah daerah yang multi etnis.

"Walaupun memiliki banyak perbedaan, suku-suku yang ada di daerah ini tetap hidup bersama dan berdampingan, saling bertoleransi, karena kita yakin bahwa perbedaan merupakan berkah bagi daerah kita untuk dilestarikan dan dijaga keutuhannya," ucap H. Aras.

Bupati katakan, Pemerintah dan masyarakat harus bersatu membangun daerah ini dan tidak membeda-bedakan kepentingan golongan dan tidak merugikan kepentingan suku-suku lain.

"Karna kita selalu berpatokan pada pepatah, duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Dan suku yang datang ke daerah ini memegang prinsip, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Dengan prinsip ini kita selalu berharap untuk rukun dan damai, penuh dengan toleransi dan senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan," urainya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak KKW senantiasa menjaga kerukunan dan kekeluargaan antara suku di bumi Lalla Tasisara. Pada dasarnya kata H. Aras siapapun yang datang dan minum air di Mamuju Tengah saat ini dan sampai kapanpun dia adalah orang Mamuju Tengah.

H. Aras dalam sambutannya mengatakan, pengurus dan anggota KKW kebetulan berasal dari Wajo Sulawesi Selatan tetapi tidak ada alasan untuk tidak ikut berpartisipasi dan betkontribusi dalam membangun daerah Mamuju Tengah serta mendukung visi dan misi bupati.

"Melalui pesan leluhur orang Bugis "Sipakatau Sipakalaqbi (saling menghargai dan menghormati)" maka saya yakin KKW akan menjadi contoh kerukunan yang sopan dan santun, serta bersahabat dengan suku yang lain dan tetap menjaga tali silaturahim antar sesama warga meskipun berbeda agama dan suku," ucapnya.

Dia juga mengucapkan selamat kepada pengurus KKW dan berharap dapat menjalankan program kerja dan tali silaturahim. 

Untuk diketahui, Ketua KKW Kabupaten Mateng yaitu, H. Baso Basri Rachman, S.Pd.I, Sekertaris, Ambo Ussa, S.IP dan Bendahara H. Suardi. (jml/har)

comments