Peningkatan Dua Jalan Desa Masih Kabur

On Senin, September 24, 2018

MASALEMBO.COM

Kondisi jalan desa leppangan kecamatan Sendana (Abd. Hafid/masalembo)

MAJENE, MASALEMBO.COM - Warga Desa Pundau dan Desa Leppangan Kecamatan Sendana, rupanya harus tetap bersabar menunggu realisasi peningkatan infrasruktur jalan di wilayahnya.

Masalahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, belum dapat merealisasi usulan. peningkatan jalan dengan kondisi sangat memperihatinkan di wilayah di dua desa itu.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Majene Ramli menjelaskan, realisasi usulan peningkatan jalan di Desa Pundau dan Desa Leppangan belum dapat dilaksanakan karena keterbatasan anggaran.

"Sebenarnya, semua jalan rusak di daerah kita ini, kita tingkatkan, tapi karena anggaran terbatas, tentu kita memprioritaskan yang mendesak saja," tutur Ramli, Jumat 21 September.

Ia menyebut, prioritas realisasi usulan peningkatan jalan pada 2019, akan dilaksanakan di wilayah Keluarahan Tande Timur menuju Kampus  Universita Sulawesi Barat (Unsulbar) dengan panjang sekira 5 kilometer.

"Semua kondisi kerusakan jalan tetap kita usulkan anggarannya ke pemerintah pusat, tapi usulan kita tidak diakomodir semua, karena keterbatasn anggaran," terangnya.

Pantauan, kerusakan jalan di Desa Pundau Kecamatan Sendana sudah berlansung lama."sudah berapa kali diusulkan, tetap saja tidak menpat respon dari pemerintah," tutur Surahman Kades Pundau, belum lama ini.

Surahman menilai, kondisi jalan di wilayahnya sangat memperihatinkan."Sudah sering terjadi kecelakaan pengendara jika melintasi jalan Desa Pundau, terutama usai diguyur hujan," katanya. 

Peningkatan jalan juga diharapakan Kades Leppangan Albi, guna lebih mengoptimalkan 
kelancaran aktivitas para petani, selain digunakan sebagai akses pertanian, juga sebagai akses utama menuju Ibu Kota Kecamatan Sendana.

"Terus terang pak, warga sering mengadu ke kantor desa untuk meminta supaya jalan ditingkatkan, kemudian kita disampaikan ke Pemkab Majene, tapi sampai sekarang belum direalisasi," tandasnya.(ahd/har)

comments