Puluhan Warga Transmigrasi Asal Tiga Provinsi Tiba Mamuju

On Rabu, Oktober 31, 2018

MASALEMBO.COM

Asisten Bidang Pembangunan dan Kadis Transmigrasi Sulbar menyambut warga transmigran dengan pengalungan kain sutra Mandar (egi/masalembo.com)

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sebanyak 41 warga transmigrasi tiba di bandara Tampa Padang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (31/10) sore. Mereka disambut Asisten Bidang Pembangunan Pemprov Sulbar H. Hamzah dan Kepala Dinas Transmigrasi Herdin Ismail serta perwakilan Polda Sulbar. Warga transmigrasi ini akan ditempatkan di UPT Rano, Kabupaten Mamasa.

Kepala Dinas Transmigrasi Herdin Ismail mengatakan, 41 warga tersebut berasal dari tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Barat dan NTB. Dari Jawa Barat terang Herdin, asalnya Kabupaten Garut, NTB dari Lombok Barat dan Lombok Timur serta Jawa Timur dari Terenggalek dan Sampang.

"Ada yang batal bergabung, yakni dari Bangli Prpvinsi Bali, mereka tidak mau bergabung karena takut gempa baru-baru ini di Palu, rupanya mereka mengira Mamasa dekat dengan Palu, padahal tidak ada pengaruhnya," ungkap Herdin.

Herdin Ismail mengatakan, sebagai langkah awal untuk menyukseskan program ini, pihaknya meminta jajaran Dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa untuk melengkapi dokumen kependudukan warga transmigran. Hal itu penting dilakukan untuk mempermudah mutasi penduduk dari propinsi asal  warga Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar.

"Saya akan sampaikan ke Dinas Transmigrasi Mamasa untuk segera berkordinasi ke Capil sehingga proses mutasi dokumen kependudukan dilakukan secepatnya agar bisa dibuatkan BPJS. Jangan sampai ada yang sakit masuk pasien umum membutuhkan," kata Herdin

Sementara, pendampinng warga transmigrasi asal NTB, Muhammad Arif mengatakan, pihaknya merasa bersyukur atas sambutan hangat pemerintah setempat. Ia menuturkan, penyambutan kali lebih berkesan.

"Ini baru pertama transmigrasi menggunakan pesawat, sebelumnya-sebelumnya menggunakan kapal, kita berterima kasih kepada pemerintah Provinsi Sulawesi Barat," ucap Arif.

Seorang warga transmigrasi asal Garut, Wahyudi, menyampaikan, harapannya kepada masalembo.com. Ia mengaku, telah mengikuti program transmigrasi karena ingin mengubah nasib. "Kami hijrah dari Garut ke Mamasa hanya untuk ingin mengubah nasib mas, harapannya tentu lebih baik lagi," kata terang Wahyudi.

Wahyudi berharap, dirinya, istri, dua orang anak serta rekan dari Jawa Barat diterima dengan baik oleh warga Sulbar, khususnya di daerah penempatan Kabupaten Mamasa.

Wahyudi dan puluhan warga transmigrasi seusai diterima secara resmi pihak Pemprov Sulbar di bandara Tampa Padang, akan melanjutkan perjalanan ke Mamasa, Kamis (1/11) besok. Malam ini para warga transmigran ini menginap di mess perwakilan Pemkab Mamasa. (har/red)

comments