Sultan Hasanuddin: Kami Sangat Prihatin, Kami Bergerak

On Minggu, Oktober 07, 2018

MASALEMBO.COM

Komunitas pemuda Pasangkayu berbagi pakaian layak pakai (Asrianto/masalembo.com)

PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Sebuah komunitas pemuda di Kabupaten Pasangkayu, Mamuju Utara, Sulbar, membagikan pakaian bekas layak pakai kepada para pengungsi. Mereka mendirikan tenda di rest area bundaran tugu smart Kota Pasangkayu.

Pakaian bekas ini merupakan sumbangan dari warga. Sebelumnya mereka mengumumkan pengumpulan pakaian bekas melalui media sosial. Relawan kemudian menjemput, namun adapula yang diantar langsung oleh warga.

Ketua komunitas, Sultan Hasanuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan inisiatiatif mereka atas keprihatinannya terhadap para korban bencana gempa Palu. Pakaian yang sangat dibutuhkan para pengungsi umumnya pakaian anak-anak, wanita dan manula.

"Kami sangat prihatin, kami bergerak. Semoga ini bisa membantu saudara-saudara kita," tutur Sultan, Sabtu (6/10).

Para pengungsi yang menerima pakaian bekas tersebut, merupakan warga Palu yang singgah sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing.

Beberapa pengungsi mengaku, sangat terbantu dengan adanya bantuan pakaian bekas ini. Sebab, mereka tak lagi punya pakaian selain yang melekat di badan.

"Alhamdulillah pak, ini sangat berterima kasih sekali. Kami sudah tidak punya pakaian lagi," ujar Norma, salah satu pengungsi yang hendak menuju ke Sidrap.

Norma mengaku, baju yang tengah dikenakan, sudah melekat lima hari di tubuhnya. Pemberian pakaian bekas layak pakai oleh komunitas pemuda Pasangkayu, sangat membantu mereka. (ant/har)

comments