Mateng Sukses Mendulang 20 Emas, Arwan Aras Angkat Jempol

On Jumat, November 16, 2018

MASALEMBO.COM

Ketua Koni Mateng H Arwan Aras Tammuni (mekai t-shirt merah-putih) bersama ketua DPRD H Arsal Aras dan  Hj Asriani Arsal


MATENG, MASALEMBO.COM - Meski Mamuju Tengah merupakan kabupaten yang baru seumur jangung, namun DOB ini cukup diperhitungkan khususnya dalam pembinaan cabang olahraga (cabor).

Terbukti, pada keikutsertaannya di Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) III Sulbar yang dipusatkan di Majene, Mateng mampu mengalahkan dua kabupaten lainnya, Mamasa dan Pasangkayu.

Hingga hari keempat, atlet asal daerah pecahan Mamuju ini sudah berhasil mengantongi 20 medali emas. Rinciannya, masing-masing 1 emas untuk bola volley, 1 emas sepak takraw, 4 emas untuk petanque, 5 emas untuk dayung, 1 emas untuk silat, 3 emas untuk ISSI (sepeda), 1 emas untuk tenis meja dan 3 emas untuk pacuan kuda.

Sementara, Mamasa dan Pasangkayu sangat jauh tertinggal dari Mamuju Tengah. Untuk hasil pembelian medali Mamasa hanya mengantongi 2 medali emas, sedangkang Pasangkayu hanya 1 medali emas.

Untuk peringkat pertama, Majene masih berada di posisi teratas dengan raihan 64 medali emas, sementara yang bertengger di posisi kedua yaitu Polman dengan 46 medali emas, dan Mamuju berada di posisi dengan raihan 19 medali emas.

Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Mamuju Tengah, Arwan Aras, mengatakan, pendapatan bagi Mateng di Porprov Sulbar III ini merupakan prestasi gemilang. Sebab, pada Porprov Sulbar ke II yang dipusatkan di Polman 2015 lalu, Mateng hanya mampu mencapai puncak emas.

Olehnya, Arwan mengaku senang dan bangga atas capaian beberapa atlet dari Mateng untuk meraih medali di ajang Porprov tahun 2018 ini.

Arwan menyebutkan, ada 17 Cabang olahraga yang diikuti kontingen dari Mateng. Masing-masing sepak bola, jembatan, futsal, volly ball (putra dan putri), takraw (putra dan putri), pacuan kuda, tinju, karate, pentaque, atletik, dayung, tenis meja, sepeda, menembak, silat, catur dan taekondo.

“Untuk Porprov Tahun ini, KONI punya unggulan, dan alhamdulillah semua memberikan emas, bukan berarti cabor lain tidak diunggulkan. Semua hebat, hanya kita punya hitungan yang membuat mengapa mereka diunggulkan untuk Porprov tahun ini, ada sepeda, volly putri, takraw putri, dayung, pacuan kuda, tinju dan pentaque,” sebutnya.

“KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Mamuju Tengah itu awalnya hanya menarget 20 medali emas, dan masuk ke peringkat ke 3. Jika tidak tercapai tentu tidak apa-apa. Itu menjadi cambuk dan ukuran untuk berbuat lebih baik kedepan,” sambungnya.

Arwan mengaku, pembinaan semua cabang olahraga (cabor) di Mateng memang berlangsung sangat singkat, berbeda dengan Kabupaten lainnya di Sulbar. Namun, raihan medali yang cukup menggembirakan ini dianggap sebagai prestasi yang membanggakan.

“Kami di KONI Mateng baru dilantik Februari lalu, dan langsung melakukan program pembinaan, karena ada jeda yng saya tidak tahu, tidak akan terjadi pembinaan yang berkelanjutan. Jadi rata-rata Cabor melakukan pembinaan itu hanya sekitar 6 bulan bahkan ada yang hanya 2 bulan," jelasnya.

Meskipun demikian, Putra Bupati Mamuju Tengah itu akan tetap melakukan Pelajaran dan evaluasi dari 5 tahun itu.

“Kedepan tidak akan ada lagi pembinaan hanya 2-3 bulan. Semuanya harus bekerja dari ditetapkan kapan memulai program pembinaan yang tepat waktu dini, dewasa atau senior. Sebab, kita akan melakukan persiapan-persiapa bukan hanya untuk porprov saja tp banyak event-event lain yang bisa mengharumkan nama Bumi Lalla Tassisara,” katanya.

“Mamuju Tengah Hebat, Sulbar Hebat. Ini tagline kami di Porprov kali ini, ”tutup calon anggota DPR RI asal PDI Perjuangan nomor ururt 3 itu. (rls/jml)

comments