Terlibat Pekelahian, Sejumlah Siswi SMA 1 Wonomulyo Disanksi Tak Ikut Ujian Semester

On Senin, Desember 03, 2018

MASALEMBO.COM

Siswi SMA 1 Wonomulyo dan salah satu orang tua (Asrianto/masalembo.com)

POLEWALI, MASALEMBO.COM - Sejumlah siswsi kelas 2 di SMAN 1 Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, tidak diperbolehkan mengikuti ujian semester sekolah yang mulai digelar, Senin (3/12). Mereka adalah siswa yang diketahui mendapat sanksi lantaran sebelumnya terlibat perkelahian.

Pemberian saksi ini sempat mengundang protes dari para orang tua siswi. Mereka tidak terima anak mereka tidak diperbolehkan mengikuti ujian, sementara siswi lainnya yang terlibat perkelahian tidak mendapat sanksi serupa.

“Wajar saja kami tidak terima, masa cuman anak kami saja yang diberi sanksi sementara lainnya tidak," ujar salah seorang wali siswa, Wawan.

Kekesalan Wawan kian memuncak, setelah mendapat kabar, siswi yang mendapat perlakuan khusus dari pihak sekolah meski terlibat pelanggaran yang sama diketahui adalah anak seorang guru, “masa pihak sekolah diskriminasi memberikan sanksi, giliran anak guru tetap diperbolehkan mengikuti semester meski pelanggarannya sama dengan siswi lainnya," tuding Wawan.

Saat dikonfirmasi guru bimbingan konseling (BK) SMAN 1 Wonomulyo membantah tudingan orang tua siswi. Pihak BK berdalih, ujian semester tetap dapat diikuti para siswi yang telah terbukti melakukan pelanggaran, asalkan menghadirkan orang tua mereka ke sekolah.

"Jadi pasca kejadian hari Jumat kemairn, siswa yang terlibat perkelahian telah disampaikan untuk menghadirkan orang tuanya di sekolah agar masalah ini dapat diselesaikan. Namun hingga hari .
Minggu, yang hadir ke sekolah cuman satu orang wali murid. Itu sebabnya ada yang kita biarkan untuk mengikuti ujian semester," kata Abdul Rahman, guru BK.

Lanjut Abdul Rahman, para siswi yang melakukan pelanggaran tetap diperbolehkan mengikuti ujian semester setelah pihak BK bertemu dengan wali orang tua masing-masing.

"Alhamdulillah, orang tuanya sudah datang, kita sudah bertemu untuk dijelaskan akar persoalannya, siswi yang melanggar sudah kita sampaikan untuk menghubungi wali kelas masing-masing untuk segera mengikuti ujian susulan," katanya.

Sekedar diketahui, pemberian sanksi tidak mengikuti ujian bagi tiga siswi kelas 2 di SMAN 1 Wonomulyo, berawal dari kasus perkelahian yang berawal dari saling ejek melibatkan sejumlah siswi di sekolah ini beberapa hari sebelum ujian semester sekolah dilaksanakan.

Masalah ini telah diselesaikan pihak sekolah, dan para siswi yang terlibat perkelahian telah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya, namun entah kenapa perkelahian ini kembali berulang bahkan terjadi di luar areal sekolah. (ant/har)

comments