Ini Komentar PLN Polman Atas Pemadaman Dua Hari Terakhir

On Rabu, Februari 28, 2018

MASALEMBO.COM

Kepala Cabang PLN Polman Tono Yulianto (Foto : Asrianto / masalembo.com)
POLEWALI, MASALEMBO.COM - Warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman) keluhkan pemadaman listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam dua hari terakhir.

Seperti yang disampaikan Arman, warga Jalan Ahmad Yani Polman. Ia mengaku sangat kesal, karena akibat pemadaman tersebut usahanya yang bergerak di bidang percetakan tidak bisa beroperasi.

"Ini biasa tiga kali dalam sehari pak, sekarang padam lagi. Pokoknya tidak ada aktivitas," katanya.

Baginya, pemadaman tersebut jelas mengurangi omset penghasilannya lantaran pengerjaan orderan menjadi tertunda. Selain itu, kata dia, pemadaman listrik juga berdampak pada peralatan elektroniknya.

"Ini mesin pressnya rusak. Kalau mesin cetak baliho sementara beropeasi, kemudian tiba-tiba mati, bisa merusak head dari tinta mesin," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Sugra, pemilik Toko Nurham yang juga menyediakan alat tulis kantor dan foto copy di Jalan Ahmad Yani. Namun ia mengaku hanya bisa pasrah atas pemadaman itu.

"Dua hari ini selalu padam pak, biasa tiga kali sehari. Jadi untuk menyiasati, orderan foto copy langsung kami kerjakan begitu menyala lampu," bebernya.

Menanggapi hal demikian, Kepala Cabang PLN Rayon Polewali, Tono Yulianto mengatakan, pemadaman listrik dua hari belakangan karena ada gangguan akibat pengurangan beban dari Makassar, karena pembangkit listrik di Jeneponto mengalami kerusakan.

"Ada kekurangan defisit sebanyak 70 Mega Watt, sehingga pemakaian pada beban puncak antara pukul 17:00-22.00 Wita, ada beberapa wilayah yang padam untuk menyesuaikan kapasitas pembangkit yang ada," ungkapnya, saat ditemui di kantornya di Jalan Ahmad Yani, Rabu (28/2).

Ia menuturkan, yang terkena dampak pemadaman menyeluruh di wilayah Sulselbar, seperti Mamuju, Majene, Polewali, dan juga beberapa wilayah di Sulawesi Selatan. Namun hari ini diperkirakan bisa kembali normal.

"Estimasi normalnya hari ini, tapi kami masih menunggu koordinasi dan pemberitahuan dari Wilayah Makassar," ujarnya.

Sementara untuk pemadaman hari ini, murni karena ada kerusakan alat Potensial Tranformator (PT) di Gardu Induk di Koppe. Agar kebutuhan listrik di wilayah Polewali dan sekitarnya bisa terpenuhi, untuk sementara pihak PLN mencari alternatif darurat.

"Nanti kalau alatnya sudah tiba di Polman, alat yang rusak itu akan diganti dengan yang baru," Imbuhnya.
(ant/tfk)

comments