Tiga Anak Binaan PT AAL C1 Raih Medali pada Kejuaraan Karate

On Jumat, Juli 06, 2018

MASALEMBO.COM

Anak-anak binaan PT AAL foto bersama saat raih medali pada kejuaraan karate (foto : ist) 
PASANGKAYU, MASALEMBO.COM — Anak-anak binaan PT Astra Agro Lestari (AAL) Tbk area Celebes Satu (C1) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, kabar menggembirakan itu datang usai pelaksanaan kejuaraan karate yang diikuti sekitar 400 peserta dari provinsi maupun kabupaten kota di Sulawesi. 

Setelah melewati kompetisi sengit, tiga anak binaan perusahaan perkebunan kelapa sawit grup Astra Agro ini keluar sebagai pemenang.

Ketiga anak berprestasi tersebut adalah Widya Utari Anak tokoh masyarakat desa Pantolobete yang terletak di sekitar PT Mamuang. Ia meraih medali emas di kelas 68 kilogram putri untuk kategori dibawah 21 tahun. Selain itu, juga ada I Vander Jack Revel Rukka dan M. Syahrir.

Sama seperti Widya, Jack Revel dan Syahrir pun merupakan binaan Astra. Jack Revel meraih medali emas di kelas 61 kilogram, kategori junior putra. Ia merupakan anak pemuka agama di sekitar PT Lestari Tani Teladan (LTT). Sementara Syahrir, anak tokoh masyarakat desa Minti Makmur yang terletak di sekitar LTT juga. Ia meraih medali perunggu di kelas 61 kilogram putra kategori 21 kebawah.

Community Development Officer (CDO) PT Mamuang Teguh Ali, saat diwawancarai mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur akan prestasi yang digapai anak-anak Binaan PT AAL. Kata dia, prestasi tersebut menandakan bahwa kehadiran PT AAL berpengaruh positif terhadap masyarakat sekitarnya.

“Kami bersyukur mereka dapat mengungguli peserta lain,” kata Teguh Ali, Jumat (6/7).

Prestasi itu, menurutnya, selain menjadi pencapaian penting, juga menandakan bahwa program kepedulian sosial yang dilakukan perusahaan menampakkan hasil positif.

“Semoga kehadiran perusahaan semakin banyak dirasakan masyarakat,” harapnya.

Untuk diketahui, kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Peguruan Karate Pordibya bekerja sama dengan Forki Kabupaten, Pemda dan Astra Agro C1. Kegiatan berlangsung mulai 28 hingga 30 Juni 2018 lalu, di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Para peserta berasal dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, hingga Maluku. (eds/tfk) 


comments