45 KK Komunitas Adat Terpencil Ulumanda Terima Bantuan Senilai Rp2,5 Miliar

On Senin, Oktober 28, 2019

MASALEMBO.COM

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar serahkan secara simbolis bantuan pemberdayaan KAT kepada bupati Majene Fahmi Massiara. (Foto: Humas Setda Majene)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sebanyak 45 Kepala Keluarga (KK) Komunitas Adat Terpencil (KAT) Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, menerima bantuan pemberdayaan. Nilai bantuan tersebut Rp2,5 miliar.

Bantuan pemberdayaan KAT Ulumanda itu diserahkan secara simbolis, Minggu (27/10/2019) oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar kepada bupati Fahmi Massiara di Kecamatan Pamboang, Majene. 

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat Andi Akram Dai mengatakan, dana bantuan KAT senilai Rp2,5 miliar itu akan diperuntuhkan untuk pembangunan rumah komunitas adat terpencil di Desa Panggalo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. "Itu khusus untuk pembangunan rumah," katanya. 

"Mungkin ada juga beberapa, jadupnya juga mungkin ya. Tapi kita belum tahu paket-paketnya apa," terang Andi Akram, Senin (28/10/2019).

Akram menjelaskan, program tersebut akan direalisasikan pada 2020 tahun depan, dilaksanakan langsung oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. 

"Kita di provinsi mengawasi, saya harap sama-sama nanti kita melakukan pengawasan, karena sangat penting bagi kebutuhan masyarakat kita," ucapnya.

Kepala Desa Panggalo, Palimbuan, yang dikonfirmasi, mengatakan, 45 kepala keluarga komunitas adat terpencil itu, bermukim di Dusun Panggalo, Desa Panggalo. Mereka mendiami salah satu kampung tertua di desanya.

"Lokasinya di Panggalo lama, itu kampung tua di desa," ucap Palimbuan.

Kades Palimbuan mengatakan, beberapa tahun lalu pihaknya memang telah mengusulkan melalui dinas sosial agar warga masyarakat terpencil di desanya itu mendapat perhatian.

"Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dengan baik," harap Palimbuan. (har/red)

comments