Akademisi Muda Ini Bakal Jadi Pesaing Petahana di Dipilkada Mateng

On Jumat, Oktober 18, 2019

MASALEMBO.COM

Irfan menerima formulir sesaat setelah mendaftar di Sekretariat Penjaringan Balon Kada Mateng DPD PAN Mateng di Babana, Kamis (17/10/2019) 

MATENG, MASALEMBO.COM --- Politisi Partai Keadilan Sejaterah (PKS) Mamuju Tengah, Irfan, telah membulatkan tekadnya untuk ikut meramaikan bursa Pilkada Mateng 2020. 

Itu diketahui setelah politisi muda tersebut mendaftar di Sekretariat Penjaringan Balon Kepala Daerah (Kada) DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Mamuju Tengah di Babana, Kamis (17/10/2019) sore. Kedatangan Irfan disambut Ketua Penjaringan Balon Kada DPD PAN Mateng Sukri.  

Irfan mendaftarkan dirinya sebagai Balon Wakil Bupati Mateng. Olehnya, Dosen Stikes Andini Persada Mamuju itu, akan terus berupaya melakukan lobi politik di Bumi Lalla Tassisara. Termasuk mendaftar pada Parpol yang membuka penjaringan balon kada. 

"Alhamdulillah ini kali ketiga melakukan pendaftaran. Sebelumnya kami daftar di PDIP, lalu Partai Nasdem dan hari ini di PAN," ungkapnya usai mengambil formulir.       

Ia berharap proses penjaringan ini bukan sekedar formalitas belaka. Irfan ingin PAN tetap konsisten sekaligus menjadi contoh bagi partai lain. Olehnya tahapan penjaringan hingga penerbitan rekomendasi DPP PAN, berjalan murni. 

"Kami daftar bukan hanya formalitas atau sekedar meramaikan saja, tetapi kami ingin PAN konsisten dan jadi contoh," ungkapnya.   



Terkait masa penjaringan yang terbilang singkat dibuka PAN, Irfan menilai itu sesuatu yang luar biasa. Sebab partai lain justru membukan waktu pendaftaran agak panjang. Seperti PDIP masa penjaringannya satu pekan, dan Partai Nasdem sebulan. Sedangkan PAN hanya membuka tanggal 16 hingga 17 Oktober 2019. 

"Kami berharap PAN Mateng tetap komitmen untuk tidak menerima bakal calon lain setelah batas pengambilan formulir berakhir," ucapnya. 

Keinginannya maju sebagai calon wakil bupati Mateng, karena ingin mewujudkan visinya untuk mewujudkan masyarakat Mateng yang sehat, bermartabat, berbudaya, adil dan sejahtera. Untuk mencapai itu, Irfan harus mewujudkan SDM yang profesional, berbudaya dan berintegritas. Kemudian meningkatkan akses, pemerataan dan kualitas pelayanan kesehatan dan pelayanan sosial lainnya.

Ia juga memiliki misi untuk meningkatkan perluasan kesempatan kerja demi menurunkan angka kemiskinan. Tak kalah penting adalah mengoptimalkan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur, yang berbasis kelestarian lingkungan untuk pelayanan publik. 

"Serta mewujudkan masyarakat yang berbudaya, adil dan berkelanjutan," papar Irfan. (jml/riz) 


comments