Golkar Tidak Takut Koalisi Gemuk PPP di DPRD Majene

On Rabu, Oktober 16, 2019

MASALEMBO.COM

Lambang Golkar dan PPP (inet)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Tiga unsur pimpinan DPRD Majene resmi dilantik dan disumpah, Rabu (16/10/2019). Mereka masing-masing Salmawati Djamado (ketua), M. Idwar (wakil ketua) dan Adi Ahsan (wakil ketua).

Ketiga pimpinan dewan Majene depenitif ini adalah peraih suara tertinggi pada pileg 17 April 2019 lalu. Salmawati adalah peraih suara tertinggi di PPP, Idwar peraih tertinggi di Partai Demokrat dan Adi Ahsan peraih suara terbanyak dari Partai Golkar.

Sebelumnya, selama 30 hari ketiga pimpinan dewan ini menjabat sementara. Mereka berkewajiban menyelesaikan tiga agenda awal sebagai wakil rakyat. Tiga tugas pokok yang harus diselesaikan tersebut diantaranya adalah, membentuk fraksi-fraksi, merancang dan membahas Tata Tertib (Tartib) DPRD tahun 2019-2024, serta mengumumkan calon pimpinan definitif DPRD Kabupaten Majene.

Semua tugas tersebut sukses diselesaikan pimpinan dewan sementara DPRD Majene. Salah satunya yang sebelumnya telah diumumkan adalah pembentukan fraksi-fraksi. 

Di dewan Majene, terdapat tiga fraksi yang dibentuk, masing-masing Fraksi Mammesa, dimana Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai pimpinan. Fraksi Mammesa ini adalah koalisi gemuk yang didukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerindra, Nasdem, PDI Perjuangan dan Hanura. Total anggota fraksi Mammesa di dewan Majene adalah 15 kursi.

Sementara itu, Fraksi Demokrat Amanah yang dipimpin partai Demokrat hanya didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dengan 6 kursi, serta Golkar yang menggandeng Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membentuk Fraksi Solidaritas Golkar Indonesia dengan hanya 4 kursi di parlemen daerah Majene.

Sekretris DPC Golkar Majene Muhammad Irfan Syarif mengaku tidak takut menyoal koalisi gemuk Mammesa pimpinan PPP di DPRD Kabupaten Majene. Bagi Irfan, jumlah empat anggota Fraksi Golkar akan mampu mempengaruhi kebijakan, apalagi kader terbaiknya Adi Ahsan kini menduduki posisi penting sebagai wakil ketua dewan.

"Beliau (Adi Ahsan) selama ini kan menjadi simbol perjuangan masyarakat Majene, khususnya bagi kalangan bawah, tentu ini akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi Golkar di DPRD Majene," ucap Irfan, usai pelantikan pimpinan dewan Majene, Rabu (16/10/2019).

Irfan menegaskan, pihaknya tidak melihat soal jumlah anggota, namun Fraksi Golkar diyakini mampu membawa aspirasi masyarakat di bumi Assamalewuang. "Yang pasti kita berharap banyak perubahan untuk masyarakat, terutama pak Adi Ahsan yang sudah menjabat wakil ketua, apalagi beliau dikenal banyak perhatiannya pada masyarakat Majene," tutur wakil sekretaris KNPI Sulbar ini.

"Pastinya Golkar akan selalu memastikan, mensupport kader-kadernya di DPRD Majene," tegas lulusan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini. (har/red)

comments