Idris: Wapres Komitmen akan Percepat Infrastruktur Sulbar

On Thursday, December 26, 2019

MASALEMBO.COM

Sekprov Muhammad Idris DP dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memberi keterangan pers usai menemui wakil presiden KH Ma'ruf Amin di istana Wapres Jakarta, Kamis, 26 Desember 2019.  (Foto: Badan Penghubung Pemprov Sulbar Jakarta)


MASALEMBO.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris DP mengaku optimis misi Pemprov Sulbar membangun konektifitas wilayah bakal berjalan dengan baik. Apalagi, pemerintah pusat telah menaruh harapan besar agar Sulawesi Barat dapat menjadi daerah penyangga ibukota baru Republik Indonesia yang ditetapkan di Kalimantan Timur.

"Sulbar harus tumbuh sebagai provinsi yang menciptakan pertumbuhan industri hulu berbasis komunitas yang semakin hari semakin tinggi permintaan," kata Idris, Kamis (26/12/2019) usai bertemu Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin di istana wapres Jakarta.

Kata Idris, Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjanji, akan berkomitmen mempercepat dukungan infrastruktur Sulawesi Barat sebagai daerah penyangga ibukota baru. 


Gubernur Ali Baal Masdar, Sekprov Muhammad Idris DP dan rombongan diterima Wapres KH Ma'ruf Amin. (Foto: Badan Penghubung Sulbar Jakarta)


"Wapres komitmen akan percepat infrastruktur Sulbar," kata Idris ke Masalembo.com via pesan singkat, Kamis.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar mendatangi istana wapres mendampingi Gubernur Ali Baal Masdar. Mantan Kepala LAN RI Makassar itu membeberkan, Wapres Ma'ruf Amin berpesan agar Sulawesi Barat bergerak cepat menyambut perpindahan ibukota RI dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

"Wapres menekankan Sulbar harus tumbuh sebagai provinsi yang menciptakan pertumbuhan industri hulu berbasis komunitas yang semakin hari semakin tinggi permintaan dunia dan domestik. Untuk itu pemerintah segera mengkongkritkan apa yang diharapkan SulBar," terang pria berkacamata itu. 

Mantan Deputi LAN itu menjelaskan, wakil presiden Ma'ruf Amin menyatakan mendukung Provinsi Sulbar untuk mengelola industri hulu, mulai bahan baku dari coklat, kopi, dan bahan-bahan yang lain dari sektor perikanan.

"Pak wakil presiden memberi dukungan untuk dijadikan sebagai provinsi pendukung bahan baku, terutama pertanian," pungkas Idris. (har/red)

comments