Temui Kapolda, Bawaslu Sulbar Ingatkan Potensi Kerawanan Pilkada

On Sabtu, Januari 25, 2020

MASALEMBO.COM


Suasana pertemuan Bawaslu, KPU dan pihak Polda Sulbar, Kamis, 23 Januari 2020 di Mapolda Sulbar. (Foto: Humas Bawaslu Sulbar untuk Masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulbar mengingatkan adanya potensi kerawanan Pilkada di empat kabupaten di Sulawesi Barat. Bawaslu meminta agar dibuat peta titik kerawanan Pilkada di empat kabupaten yang menggelar Pilkada tahun 2020. Selain itu, mereka juga mengharapkan agar stakeholder Pilkada sedini mungkin mengantisipasi terjadinya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Pilkada 23 September mendatang.

Ketua Bawaslu Sulbar Sulfan Sulo menyampaikan hal tersebut, saat menemui Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Kamis (23/1/2020).

"Diharapkan agar KPU dan Bawaslu serta Kepolisian untuk saling menjaga sinergitas, penyelenggara pemilu senantiasa transparan dalam melaksanakan rangkaian tahapan pemilihan, menjaga public trust (kepercayaan publik) dengan baik sehingga menghasilkan kualitas pemimpin daerah sesuai dengan amanah rakyat," kata Sulfan saat bertandang ke Mapolda Sulbar di Jl. Briptu Nurman lingkungan Kalubibing, Mamuju.

Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar yang menerima langsung pimpinan Bawaslu Sulbar menyampaikan, mengapresiasi KPU dan Bawaslu beserta jajarannya. Pertemuan itu kata Baharuddin akan membahas isu krusial tentang pengawalan Pilkada 2020 di empat kabupaten yaitu Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu dan Majene.

Kapolda di kesempatan ini menegaskan, Polri akan tetap berkomitmen menyukseskan Pilkada dengan memperketat daerah-daerah yang rawan terjadinya pelanggaran pemilu serta gesekan horizontal. Ia mengajak setiap pemangku dan stakeholder sedini mungkin dapat memetakan seluruh aspek dan potensi rawan, sehingga dari jauh hari semua sudah bersiap siaga, baik itu dari KPU Sulbar sebagai pelaksana, Bawaslu Sulbar sebagai pengawas dan Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan Pilkada.

"Ini penting untuk duduk bersama, sehingga dapat membicarakan setiap masalah dan memetakan solusinya sehingga pertemuan pada hari ini sangat bermanfaat bagi kita semua," ujar Kapolda.

Pertemuan tersebut juga dihadiri ketua KPU Sulbar, Rustang. KPU Sulbar juga melakukan kunjungan kerja terkait persiapan pengawalan Pilkada 2020 di empat kabupaten di Sulawesi Barat.

“Mohon Bawaslu Sulbar untuk memperhatikan dan mengawasi setiap tahapan pilkada 2020, jika dikemudian hari kami selaku pelaksana ada sedikitpun kesalahan yang patut diduga akan menimbulkan pelanggaran hukum pemilu, mohon diingatkan. Jangan kemudian menegur saat pelanggaran tersebut telah terjadi," kata Rustang di kesempatan tersebut.

Selain Ketua Bawaslu Sulfan Sulo dan jajaran KPU Sulbar, turut hadir Komisioner Bawaslu lainnya Fitrinela Patonangi, Kepala Sekretariat Bawaslu Sulbar Awaluddin Mustafa beserta ketua Bawaslu di seluruh kabupaten di Sulbar. Mereka masing-masing adalah Rusdin (Ketua Bawaslu Mamuju), Elmansyah (Ketua Bawaslu Mateng), Syofyan Ali (Ketua Bawaslu Majene), Ardi Trisandi (Ketua Bawslu Pasangkayu), Rustam (Ketua Bawaslu Mamasa) dan Saifuddin (Ketua Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar).


Pertemuan tersebut dimaksudkan dalam rangka penguatan soliditas Bawaslu Provinsi Sulbar, KPU dan Polri dalam mengawal Pilkada 2020. Sebelumnya, Bawaslu Sulbar jiga menemui Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar dengan agenda dan maksud yang sama. (rls/red).

comments