-->

Hot News

Pasien Positif Corona di Sulbar 3 Orang, 1 Meninggal Dunia

On Friday, April 10, 2020

MASALEMBO.COM


Ilustrasi
MAMUJU, MASALEMNO.COM - Jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Sulawesi Barat, terus bertambah.

Hingga Jumat (10/4/2020), jumlah kasus positif yang dirilis Kemenkes RI bertambah 1 orang, sehingga total positif Covid-19 menjadi 3 orang.

Dari 3 orang yang positif, 1 orang telah meninggal dunia pada Jumat, 3 April 2020, dan telah dimakamkan.

Pasien positif yang meninggal tersebut sebelumnya masuk dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Mamuju Tengah yang sebelumnya di rawat di RS Regional Sulbar. 

"Hasil pengiriman sampel swab nasopharing dan oropharing tanggal 3 April dan sesuai surat dari BBLK Makassar tertanggal 9 April, pasien PDP yang meninggal kemarin dinyatakan positif covid-19," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi, Jumat (10/4/2020).

Menurutnya, secara keseluruhan hingga Jumat (10/4/2020), Sulawesi Barat sudah 3 orang positif.

Sementara, untuk pasien positif asal Majene telah dinyatakan sembuh setelah hasil tes swab sebanyak dua kali dan dinyatakan negatif covid-19.

"Untuk pasien 01 asal Majene saat dilakukan swab pertama tanggal 30 Maret 2020 dan hasil laboratorium tertanggal 2 April 2020 hasilnya negatif dan dilanjutkan dengan hasil swab yang kedua tanggal 4 April serta hasil laboratorium tanggal 9 April hasil sama yakni negatif.  Pasien dinyatakan sembuh," sebutnya.

Data pantauan covid-19 Sulbar

Selanjutnya, pasien dalam pengawasan (PDP) asal Mamuju Tengah dan Mamuju setelah hasil swab dan laboratorium hasilnya dinyatakan negatif.

Sementara data pantauan covid-19 di Sulawesi Barat untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 1028 orang, pemantauan 550 orang dan selesai 478 orang. 

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebanyak 19 orang, dalam pengawasan 15 orang dan selesai 4 orang. 

Untuk pasien positif sebanyak 3 orang, dalam perawatan 1 orang, isolasi mandiri 1 orang dan meninggal dunia 1 orang. 

Safaruddin mengimbau, kepada masyarakat untuk mematuhi arahan pemerintah. 

Karena, hanya dengan tetap di dalam rumah, menjaga jarak fisik, menjaga kebersihan, serta tidak ada kerumuman, merupakan cara untuk menghentikan penularan virus ini.

"Masyarakat patuh, maka mata rantai virus ini semakin terputus," kata Safaruddin. (dir/red)

comments