Bupati Fahmi Minta Warga Pro-Aktif Lapor Terkait BLT

On Friday, May 15, 2020

MASALEMBO.COM

Bupati Majene Fahmi Massiara saat memantau penyaluran BLT tahap pertama Mei 2020. (Foto: Humas Setda Majene)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Setelah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) APBD dan APBDesa tahap pertama (Mei) rampung, Bupati Majene Fahmi Massiara meminta warga agar proaktif melapor jika mendapati masalah dalam penyaluran BLT. Hal ini disampaikan saat memantau penyaluran BLT hari ke 3, Kamis (14/05/2020).

"Saya harap semua warga dapat proaktif melaporkan dirinya, dan para petugas yang mendata dan bertugas di lapangan tetap profesional dalam bertugas," ujar Fahmi. 

Bupati menjelaskan, dalam penyaluran tahap pertama ini, masih terdapat berbagai kendala, seperti adanya warga yang layak menerima namun tidak terdata atau sebaliknya, yang tidak layak menerima tapi terdata maupun data ganda. Contoh kasus juga, di Kelurahan Pangali-Ali. Dimana ada warga yang ikut antri namun tidak dipanggil menerima, ternyata ada orang lain yang mengisi daftar hadirnya. 

"Inilah yang harus menjadi perhatian serius dari para petugas di lapangan, perlu ketelitian dan kehati-hatian dalam menyalurkan BLT," terang Fahmi disela-sela pemantauannya. 

Bupati Fahmi juga meminta kepada warga yang belum terdata atau terkendala dalam pengambilan BLT agar segera melapor ke aparat setempat baik ke kepala lingkungan, kelurahan atau desa. Selanjutnya laporan akan diteruskan ke tingkat kabupaten dalam hal ini Dinas Sosial Majene selaku leading sektor.

"Jangan melapor ke media sosial, karena bila melapornya lewat medsos tentu susah mencari jalan keluarnya," pinta Fahmi

Ia berharap, dana BLT yang dibagikan dapat digunakan dengan baik oleh warga seperti membayar Zakat Fitrah karena momenya sudah mendekati Hari Raya Idhul Fitri 1441 Hijriah serta digunakan untuk keperluan hari raya lainnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada  seluruh pihak yang telah terlibat langsung atau tidak langsung dalam pembagian BLT.

Khususnya 5 Tim Pemantau penyaluran yang terdiri dari Forkopimda, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kajari, Sekda, Pimpinan OPD, Camat,  Kepala PKM, Lurah, Kades beserta jajarannya, petugas dari Dinas Sosial dan warga yang langsung berperan dilapangan serta Kepala Lingkungan.

Ia juga mengapresiasi TNI-Polri, Pol. PP dan Dinas Perhubungan yang telah menjaga keamanan dan kelancaran selama pembagian BLT. Tidak lupa juga kepada para insan pers yang selalu memberitakan penyaluran BLT.

Pembagian BLT di hari ke 4 berlangsung di 4 kecamatan, diantaranya Tammero'do, Tubo, Malunda dan Ulumanda.

Bupati Fahmi melakukan pemantauan di Desa Tammero'do. Selain pembagian BLT ke 103 KK, juga dilakukan pembagian Sembako APBN. Kemudian dilanjutkan menuju Desa Onang 130 KK, Desa Ulidang 155 KK, Desa Bonde-Bonde 13 KK dan Desa Tammero'do Utara 111 KK.

Sekitar 8.179 KK total penerima BLT APBD Kabupaten Majene, sedangkan 6.482 KK adalah penerima BLT Dana Desa namun sumber pembiayaannya berasal dari APBD Kabupaten Majene 2020.

Jika ditotal, sekitar 14.661 KK penerima BLT dengan anggaran sekitar Rp. 8.796.600.000,- setiap bulannya. (*)

Laporan: Tim Masalembo.com
Editor: Misbah

comments