Hasil Swab Pasien PDP Meninggal Dunia asal Moloku Majene Ternyata Negatif

On Sunday, May 31, 2020

MASALEMBO.COM

Pemakaman jenazah FW (39) pasien PDP asal Majene pada 26 Mei 2020. (foto: dok Humas Setda Majene)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Hasil pemeriksaan swab Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Moloku Kabupaten Majene yang meninggal dunia pada 26 Mei lalu ternyata negatif. Hal itu diungkap anggota Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulbar dr Muhammad Ikhwan, Minggu (31/5/2020) siang.

"Iye, dia negatif, alhamdulillah," kata Ikhwan via WhatsApp, dikonfirmasi awak masalembo.com

Pasien PDP berinisial FW (39) itu merupakan warga Majene yang lama meniti karier di Jakarta sebagai konsultan pajak. Dia merupakan kandidat doktor bidang akuntansi di Universitas Tri Sakti Jakarta.



FW pulang ke Majene menemui orang tuanya sebelum mengalami sakit dan menderita sesak nafas. Pada 25 Mei ia masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene. Namun karena kondisinya yang makin memburuk sehingga terpaksa dirujuk ke RS Regional Mamuju, Sulbar. 

Pada 26 Mei 2020 pukul 03:00 WITA dini hari, pasien FW menghembuskan nafas terakhirnya. Jenazah almarhum dipulangkan ke Majene dan dimakamkan di pemakaman keluarga di lingkungan Leppe, Kecamatan Banggae Timur kota Majene.

Meski tes cepat rapid tes (RDT) yang dilakukan pihak RSUD Majene memperlihatkan hasil reaktif, namun ternyata hasil swab almarhum yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar dinyatakan negatif. 

Pasien meninggal dunia di ruang isolasi RS Regional Mamuju Sulbar dan dimakamkan sesuai protokol pemakaman jenazah pasien Covid-19. (*)

Laporan: Tim Masalembo.com
Editor: Harmegi Amin

comments