-->

Hot News

Kejati Sulbar: Oknum Pengusir Wartawan Segera Dipindahkan

On Thursday, October 01, 2020

MASALEMBO.COM


Aspidum Kejati Sulbar Azwar

MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pasca insiden pengusiran wartawan oleh oknum staf Kejati Sulbar, berbuntut pemutasian. 

Sebagai permintaan maaf pihak Kejati Sulbar, oknum yang melakukan pengusiran tersebut akan segera dipindahkan dari Kejati Sulbar. 

Hal itu disampaikan Kajati Sulbar Jhony Manurung melalui Asisten Pidana Umum (Aspidum), Azwar, didepan puluhan awak media di kantornya, Kamis (1/10/2020).

Azwar menegaskan, wartawan merupakan mitra Kejaksaan yang tidak bisa dipisahkan. 

Dia pun berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dikemudian hari. 

"Atas nama Kejati Sulbar, kami minta maaf atas insiden itu, kami jamin oknum staf yang melakukan pengusiran terhadap wartawan segera dimutasi dari Kejati," kata Azwar.

Sebelumnya, insiden kecil terjadi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar, Kamis, 1 Oktober 2020. Awak media yang hendak meliput buronan kasus keaksaraan Diknas Sulbar yang ditangkap di Kalimantan Selatan, malah diusir.

Padahal kehadiran awak media di Kejati Sulbar atas undangan Kasi Penkum.

Kejadian itu bermula saat sejumlah wartawan TV dan online tengah menunggu buronan tersebut, seperti biasa wartawan kemudian hendak masuk ke kantor Kejati, salah satu staf Kejati bernada kurang bersahabat kemudian menyuruh wartawan keluar, bahkan staf kejati itu meminta surat rapid tes.

"Saya masuk ke ruangan untuk lihat tayangan televisi. Tiba tiba ada seorang staf kejati yang minta keluar, mintanya juga bernada tidak bersahabat dan meminta surat rapid tes. Karena saya tidak memperlihatkan surat rapid test. Jadi kami keluar, ada beberapa wartawan di dalam ruangan dan keluar ke lobi dan parkiran," kata wartawan TVRI Sulbar, Awal, Kamis (1/10/2020).

Awal mengatakan, dirinya tak terima atas perlakuan staf Kejati tersebut. "Saya tidak terima perlakuan tersebut, karna kedatangan saya atas undangan liputan oleh kasi Penkum Kejati," katanya.

Bahkan kata Awal bahwa teman-teman sudah memperkenalkan diri dari jurnalis. Tetapi tetap diusir sama staf tersebut.

"Tindakan tersebut cukup disesalkannya. Sebab, peliputan itu juga didasari atas undangan dari Kasi Penkum Kejati Sulbar," sebut Awal.

Peristiwa tadi sangat tidak pantas dilakukan. "Kami hanya menjalankan tugas," kesalnya.

Awal dan sejumlah awak media yang hadir meminta pihak Kejati Sulbar untuk segera melakukan permintaan maaf kepada para jurnalis.

"Saya minta Kejati Sulbar segera meminta maaf kepada jurnalis," ucapnya. (Dir/red)

comments