-->

Sekprov Idris Tegaskan Bantuan ke Korban Gempa Tak Perlu Pakai Kartu

On Tuesday, January 26, 2021

MASALEMBO.COM

Sekprov Sulbar Muhammad Idris DP saat menerima wakil bupati Donggala Muh Yasin. (Foto: ist/masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar Muhammad Idris DP kembali menegaskan, penyaluran bantuan kepada korban gempa tak perlu pakai kartu. Hal itu disampaikan Idris menyikapi adanya informasi yang tetsebar ke masyarakat.

"Penyaluran bantuan langsung dikoordinir oleh posko induk dan tidak perlu memperlihatkan Kartu Keluarga sebagaimana yang telah tersebar ke masyarakat," kata Idris saat bertemu wakil bupati Donggala, Senin (25/1/2021).

Muhammad Idris menerima kunjungan wakil Bupati Donggala, Sulawesi Tengah, Muhammad Yasin di rujab Sekprov Sulbar, Senin (25/1/2021). Pada kunjungan tersebut pemeritah Kabupaten Donggala menyerahkan bantuan kemanusiaan dalam rangka penanganan gempa di Sulawesi Barat khususnya dua kabupaten yakni  Mamuju dan Majene.

Kunjungan Pemda Donggala turut mengikutsertakan pengurus DWP Kabupaten Donggala, ia diterima oleh ketua DWP Provinsi Sulbar Prof Hj Kartini Hanapi Idris. Sejumlah bantuan yang mendukung kebutuhan pengungsi perempuan dan anak-anak dipersiapkan oleh pengurus organisasi berhimpun istri ASN tersebut.

Idris menyebutkan bahwa bantuan kemanusiaan untuk Sulawesi Barat adalah bentuk solidaritas dan persaudaraan dari seluruh rakyat Indonensia. Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Donggala tidak hanya berupa dana tunai tapi juga perlengkaan bayi dan kebutuhan pangan.

"Alhamdulillah bantuan dari berbagai pihak untuk mensupport pemulihan Sulawesi Barat menjadi gambaran rasa persaudaraan dan persatuan di negeri ini. Bantuan tidak hanya datang dari saudara-saudara kita di pulau Sulawesi tapi juga dari pulau lainnya dan yang tak kalah pentingnya adalah perhatian Pemerintah Pusat dalam mengawal Sulawesi Barat untuk bangkit kembali," ujar mantan Deputi LAN RI ini.

Di sela-sela perbincangan yanga hangat, wakil bupati Yasin menyampaikan rasa empati yang sangat mendalam terhadap kondisi yang dialami Sulawesi Barat akibat gempa 14-15 Januari lalu. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Donggala dalam bantuan kemanusiaan ini tak lain untuk memberikan dukungan agar Sulawesi Barat bisa cepat bangkit dan menata kembali pembangunan. 

“Pengamanan dari bencana yang pernah kami hadapi, masa-masa di pengungsian adalah masa-masa yang penuh perjuangan. Terlebih lagi untuk kaum perempuan dan anak-anak. Itulah sebabnya dalam bantuan kemanusiaan ini kami turut mempersiapkan kebutuhan bayi berupa susu dan popok, semoga bisa memenuhi kebutuhan pengungsi," ujarnya. (dc6/red)

comments