-->

Sosialiasasi Pascasarjana Unhas di Majene, Bupati Lukman Buka Pintu ASN Lanjut Kuliah

On Sabtu, Maret 13, 2021

MASALEMBO.COM

Bupati Lukman didampingi Pj Sekda Suyuti Marzuki menyerahkan cindramata ke pihak Sekolah Pascasarjana Unhas/FOTO: SUFYAN ILBAS


MAJENE, MASALEMBO.COM - Univeristas Hasanuddin Makassar melalui Sekolah Pascasarjana menggelar sosialisasi untuk semester awal 2021/2022 bagi Pemerintah Kabupaten Majene. Sosialisasi yang diikuti para pimpinan OPD, Camat dan Lurah digelar di ruang pola Kantor Bupati Majene, Jumat, 12 Maret 2021. 

Pj Sekda Majene Suyuti Marzuki mengapresiasi pertemuan tersebut, apalagi Unhas merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia yang secara kualiatas tidak perlu dipertanyakan. Selain itu katanya, pengembangan SDM melalui pendidikan sesuai dengan visi-misi RPJMD Kabupaten Majene sebagai pusat pendidikan di Sulawesi Barat.

"Tentu ini sesuai visi misi RPJMD Kabupaten Majene sebagai pusat pendidikan," ujarnya.

Perwakilan Sekolah Pascasarjana Unhas Prof M Saleh Ali, Phd menjelaskan Program Studi Pembangunan (Development Studies) yang menjadi program pembelajaran favorit di 10 perguruan tinggi terbaik di dunia termasuk Unhas. Ditengah pandemi ini peserta tidak perlu meninggalkan tempat, dengan mengandalkan teknologi informasi perkuliahan tetap berjalan baik. "Sekarang sudah lima minggu pelaksanaan perkuliahan, tidak ada hambatan sejauh ini," jelasnya. 

Ia menambahkan untuk program beasiswa, pihak Unhas juga telah banyak menjalin kerjasama dengan lembaga atau Kementerian untuk berbagai jurusan guna mendapatkan beasiswa.

Bupati Majene Lukman berharap ada kesepakatan dengan Unhas, mengingat belum lama ini Pemda Majene juga melakukan kerjasama dengan berbagai Universitas di Sulawesi Selatan. "Kami minta Kabag kerjasama untuk menginventarisir ASN Majene baik itu pimpinan OPD hingga staf yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya untuk program magister dan doktoral," kata Lukman.

Bupati Lukman berkomitmen untuk tidak membatasi siapapun yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya. Ia membayangkan dua hingga tiga tahun kedepan para pimpinan OPD di isi para doktor. Untuk itu ia siap menandatangani MoU dan membakcup kerjasama tersebut. (Hr/Red)

comments