-->

Bernilai Ekonomi Tinggi, Dosen Unsulbar Edukasi Warga Budidaya Trigona

On Minggu, Juli 18, 2021

MASALEMBO.COM


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Masyarakat suku Mandar yang mendiami Sulawesi Barat mengenal lebah trigona dengan sebutan gala-gala. Lebah ini seringkali ditemukan di bagian rumah warga.

Seperti di dinding kayu, bambu bahkan batu dan bagian rumah warga lainnya sehingga acap kali dianggap perusak bangunan. Padahal lebah trigona menghasilkan produk yang bernilai ekonomi tinggi yaitu madu, propolis dan bee pollen.

Melihat potensi itu, Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengedukasi warga dalam budidaya lebah trigona di Kawasan Gonda Mangrove Park Desa Laliko Kecamatan Campalagian Kabupeten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ketua PKMS Unsulbar, Phika Ainnadya Hasan mengatakan, memberikan pelatihan budidaya lebah Trigona meliputi pemasangan dan pemeliharaan sarang. Serta pemanenan dan pengemasan produk yang dihasilkan oleh lebah.

"Lebah Trigona bukanlah lebah jenis baru di kawasan Gonda Mangrove Park. Hasil penelitian kami pada program Penelitian Dosen Pemula (PDP) tahun 2020 menunjukkan bahwa lebah Trigona dominan sebagai serangga pengunjung bunga mangrove di kawasan ini," kata Phika Ainnadya Hasan, Minggu 18 Juli 2021.

"Sehingga kami melihat potensi pengembangannya. Jika jenisnya sudah ada, maka waktu adaptasinya bisa lebih cepat dan resiko kegagalan adaptasinya lebih kecil. Hal ini sudah terbukti. Lebah Trigona yang telah kami letakkan sejak bulan Juni masih bertahan sampai sekarang," jelasnya.

Dalam pelatihan budidaya trigona ini dimulai Juni lalu dengan melakukan pemasangan sarang dengan bekerja sama dengan komunitas Sahabat Pesisir. Pekan lalu dilakukan pemeliharaan sarang dan rencana pemamenan serta pengemasan perdana September 2021 mendatang.

"Diharapkan komunitas Sahabat Pesisir dapat membudidayakan lebah trigona secara mandiri dan mengajak masyarakat Dusun Gonda untuk membudidayakan lebah Trigona. Sehingga kawasan Gonda Mangrove Park dapat menjadi kawasan Eduekowisata dan masyarakat mendaptakan tambahan pendapatan ekonomi." harap Phika.

Ketua Sahabat Pesisir, Ashari Sarmedi menyambut baik budidaya lebah trigona yang selama ini dianggap tidak bernilai ekonomi oleh warga. Diharapkan PKMS Unsulbar melakukan pendampingan secara berkelanjutan demi meningkatkan ekonomi warga pesisir Gonda.

"Masyarakat cukup tertarik dengan budidaya trigona atau gala-gala ini. Tinggi nilai ekonominya dan cukup menjanjikan. Ada manfaat ternyata dan tidak susah cara budidayanya, tinggal dibikinkan kotak dan ditempatkan di alam," kata Ashari. (*/red)

comments