-->

Pabrik Pengolahan Kelapa Dalam Desa Kaluku Nangka Tak Beroperasi, Kok Bisa?

On Kamis, Juli 15, 2021

MASALEMBO.COM

Pabrik pengolahan kelapa dalam di Desa Kaluku Nangka tampak mangkrak, tidak beroperasi. [Foto: Edison S]


PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Bangunan dan mesin pabrik pengelolaan kelapa dalam di Desa Kaluku Nangka, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar terkesan mangkrak. Pasalnya, proyek yang dibangun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemda Pasangkayu itu tak dapat beroperasi. 

Bangunan yang berdiri dengan beberapa fasilitas pengelolaan kelapa dalam tersebut sejatinya sudah berjalan. Warga setempat menyebut pabrik itu hanya beroperasi beberapa waktu saja, saat baru selesai dibangun.

"Yang saya tahu pak pabrik di depan rumah saya ini hanya beroperasi selama tiga bulan," ungkap seorang warga, masyarakat setempat.

Ditanyai soal waktu dibangunnya pabrik tersebut, warga tidak mengetahui pasti. Namun menurutnya tahun 2020 kemarin telah dilakukan pekerjaan pembangunan tambahan beberapa unit bangunan.

"Yang saya tahu tahun 2020 kemarin sempat dibangun beberapa bangunan lagi," jelasnya.

Sementara itu, Presidium Serikat Kontrol Korupsi Indonesia (SIKKOKI) Sulbar Abd Rahman As'ad mengatakan, bangunan pabrik pengelohan kelapa dalam tersebut terkesan hanya pemborosan anggaran. Ia mengungkapkan, seharusnya dinas terkait lebih cermat melihat apa kendala sehingga gedung dan fasilitas yang ada saat ini tidak dapat beroperasi dengan normal bukan hanya sekedar menganggarkan.

"Saya dapat menilai gedung dan segala fasilitas yang ada saat ini akan menjadi sebuah monumen saja. Bagaimana tidak, proyek yang telah menelan begitu besar anggaran tidak beroperasi lama dan saat ini terkesan hanya menjadi sebuah pajangan gedung besar yang ada di tengah masyarakat Desa Kaluku Nangka," kata Abd Rahman. (Eds/Rd)

comments