-->

Komentar Ismail Zainuddin Soal Mutasi di Kemenag Sulbar Dinilai Tak Etis

On Senin, Agustus 09, 2021

MASALEMBO.COM

Ismail Zainuddin [ist/net]


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Proses mutasi pejabat eselon III di Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Provinsi Sulbar yang mengharuskan Adnan Nota (Kepala Kemenag Majene) berpindah ke Kabupaten Mamasa, mendapat sorotan dari salah satu tokoh NU Sulbar, Ismail Zainuddin.

Dalam postingan di Facebook yang kemudian dikutip tribunsulbar, Ismail mengkritik mutasi Adnan ke Kabupaten Mamasa. Entah apa alasannya, Ismail tak menjelaskan lebih jauh. 

Tangkap layar postingan Ismail Zainuddin [tribunsulbar]


"Seharusnya Kakanwil Kemenag ini mengerti posisi Adnan Nota sebagai Ketua PWNU, atau perlukah NU bergerak untuk mengganti Kakanwil?" tulis Ismail di beranda akun Facebooknya.

Tampaknya, Ismail tak setuju Adnan Nota yang juga ketua PWNU Sulbar dipindahtugaskan dari Kabupaten Majene ke Mamasa.

Banyak yang mendukung pernyataan mantan Sekprov Sulbar itu, namun ada juga yang justru menilai tak etis.

Ketua Pemuda Corruption Watch (PCW) Sulbar, Mustamin, salah satunya yang menilai Ismail Zainuddin keliru. Sebagai matan Sekprov kata Mustamin, sejatinya Ismail Zainuddin menghormati kebijakan mutasi di lingkup Kementerian Agama.

"Jadi tidak bisa Pak Ismail bilang begitu, Kementerian Agama itukan milik umat, milik negara, bukan milik NU," ujar Mustamin, Senin (9/8/2021).

Mustamin menilai Ismail Zainuddin tak etis berkomentar seolah menyudutkan Kakanwil Kemenag Sulbar sebab Adnan Nota yang merupakan Ketua PWNU pindah tugas. Menurut Mustamin pernyataan Ismail di Facebook seakan membuat kesan bahwa Kemenag itu milik NU.

"Padahal Kemenag ini mengatur semua urusan agama, bukan hanya hanya Islam, apalagi hanya NU," pungkas Mustamin. (Hr/Red)

comments