-->

Diperkirakan Jatuh di Perairan Majene, Penumpang KM Cattleya Ekspres Belum Ditemukan

On Kamis, Januari 20, 2022

MASALEMBO.COM

Ilustrasi KM Cattleya Ekspres [net/ist]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Sudah tiga hari seorang penumpang kapal KM Cattleya Ekspres rute Nunukan-Parepare dilaporkan jatuh ke laut. Namun sejak dinyatakan hilang pada Senin, 17 Januari 2022 hingga kini belum ditemukan. Kejadian hilangnya penumpang bernama Hj Dayya itu diketahui sekira pukul 04:00 Wita sesaat sebelum kapal berlabuh di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Dalam berita acara KM Cattleya Ekspres yang diterima redaksi masalembo.com disebutkan, korban diperkirakan terjatuh di perairan sekitar Majene, Sulawesi Barat. Informasi tersebut dibenarkan pihak Basarnas Sulawesi Selatan.

"Untuk sementara belum ada hasil pencarian," kata Fajrin dari kantor Basarnas Kelas A Kota Makassar.

Fajrin juga mengatakan, belum diketahui secara pasti dimana pendumpang tersebut jatuh. Namun diduga terjatuh di perairan Majene.

"Itu baru dicurigai di situ, sebabnya juga tidak ditahu karena tidak ada yang liat saat terjatuh," terang Fajrin via telpon, Kamis (20/1/2022) petang.

Sementara, Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Mamuju Muh Fathur Rachman hingga kini belum dapat melakukan pencarian. Pasalnya titik kordinat jatuhnya penumpang asal Sidrap itu belum jelas.

"Saya sudah coba hubungi nakhodanya tapi belum ada jawaban, padahal kami ingin konfirmasi titik kordinatnya dimana," kata Fathur.

Menurut Fathur, titik kordinat yang diterima dari SAR Makassar berada di perairan Mamuju, sementara dalam beritaa kejadian yang dilaporkan nakhoda disebut berada di perairan Majene.

"Jadi ini kan mengambang, kordinat korban ini kurang jelas. Makanya saya mau tahu titik lokasi itu dimana. Ketika dia menyebutkan titik kordinat, ada gak saksi yang melihat jatuh, nah saya mau konfirmasi ke nakhoda ini tapi tidak ada jawaban," ungkap Fathur.

Fathur juga ingin mengkonfirmasi kronologi ketika korban jatuh, termasuk apakah nakhoda melakukan tindakan sesuai SOP saat kejadian. 

"Kan ada SOP ketika ada yang jatuh, itu seorang nakhoda harus dia lakukan itu," ujarnya. (Har/Red)

comments